Panduan Seputar KB Untuk Ibu Menyusui

Dalam mengontrol kehamilan, biasanya banyak orang yang menerapkan sistem KB atau penggunaan alat kontrasepsi. Pada saat ini banyak jenis alat kontrasepsi yang bisa digunakan guna mencegah terjadinya kehamilan. Nah, sebenarnya untuk mengontrol proses persalinan Anda tidak perlu repot-repot mencari alat kontrasepsi. KB untuk ibu menyusui memang sangat sederhana yaitu dengan memberikan ASI secara ekslusif pada bayi.

Menurut pakar kesehatan mengemukakan bahwa proses menyusui merupakan salah satu prose salami dalam mencegah terjadinya kehamilan. Menyusui tergolong sebagai alat kontrasepsi alami yang tidak akan menyebabkan efek samping bagi kesehatan. Namun meskipun begitu tetap saja banyak wanita yang memutuskan untuk menggunakan alat kontrasepsi manual seperti pil KB dan suntik KB.

Penggunaan alat kontrasepsi pada waktu menyusui tentunya tidak boleh mempengaruhi kualitas dan kuantitas ASI. Sebab ada beberapa alat kontrasepsi yang menyebabkan terganggunya proses menyusui. Pada akhirnya bayi tidak mendapatkan nutrisi dengan baik sehingga proses tumbuh kembangnya terganggu.

Alat kontrasepsi sebaiknya direncanakan jauh-jauh hari sebelum tiba waktunya persalinan. Hal ini supaya ketika waktunya tiba, Anda tidak kebingungan untuk memutuskan menggunakan alat kontrasepsi yang baik. Konsultasi dengan dokter tentunya menjadi salah satu cara yang tepat untuk memilih kontrasepsi yang baik.

Metode kontrasepsi dengan menyusui sering disebut dengan istilah LAM (Lactational Amenorhea Method). Akan tetapi ada beberapa hal yang perlu diperhatikan yaitu belum menstruasi setelah melahirkan, bayi belum berusia 6 bulan, melakukan penyusuan setiap 4 jam sekali dalam 24 jam dan bayi meminum hampir 100% ASI.

Bagi Anda yang ingin mencegah kehamilan pada waktu menyusui sebenarnya bisa dilakukan dengan menggunakan kondom ketika berhubungan intim atau menggunakan spermisida. Yang dimaksud dengan spermisida yaitu suatu jel atau cairan yang dioleskan pada vagina sebelum berhubungan intim dengan tujuan untuk membunuh sperma.

Adapun cara lain untuk mencegah kehamilan yaitu dengan penggunaan IUD hormone. Nah, IUD ini dilengkapi dengan hormone progesterone dengan dosis rendah. Fungsi dari hormone tersebut tentunya untuk mempertebal lendir bagian serviks. Dengan begitu maka sperma akan kesulitan untuk membuahi sel telur.

Penggunaan alat kontrasepsi pada waktu menyusui tentunya harus dipertimbangkan lterlebih dahulu. Selain itu mintalah saran dari dokter terkait hal tersebut. Penggunaan alat kontrasepsi seperti pil, KB suntik ataupun implant sangat beresiko terhadap kesehatan bayi dan menyebabkan terhambatnya produksi ASI. Bagi Anda yang ingin tetap menggunakan pil KB maka disarankan supaya menggunakan turunan dari pil tersebut atau yang biasa disebut mini pil. Penggunaan mini pil tidak akan mempengaruhi produksi ASI selama proses menyusui.

Nah, itulah sekilas tentang penggunaan KB pada waktu menyusui. Supaya tidak terjadi gangguan kesehatan pada bayi dan proses produksi ASI, alangkah lebih baiknya jika minta saran dokter terlebih dahulu.

Related Posts

Share This

Turun 30 Kg Dalam 2 Bulan

Jus Pelangsing Alami, Dipake Oleh Banyak Artis Nasional. Kunjungi kami di Instagram: @bundakim7 PIN BB :D2335D03 SMS / WA: 0813 2154 8517