Nutrisi Untuk Mencegah Terjadinya Komplikasi Kehamilan

Asupan makanan pada waktu hamil penting sekali untuk dipehatikan. Setiap makanan yang dikonsumsi oleh ibu hamil akan memberikan pengaruh untuk perkembangan janin. Selain itu, ibu hamil yang mengkonsumsi makanan bergizi senantiasa akan terhindar dari resiko komplikasi kehamilan.

Salah satu komplikasi yang dikhawatirkan pada ibu hamil yaitu anemia atau kurang darah. Anemia sangat berbahaya bagi kelangsungan hidup janin sebab bisa menyebabkan terhambatnya asupan nutrisi dan oksigen. Untuk mengatasi dan mencegah komplikasi ini maka sebaiknya ibu hamil mengkonsumsi makanan yang mengandung zat besi secara teratur.

Sumber makanan yang menyediakan zat besi diantaranya yaitu daging merah dan sayuran hijau gelap. Asupan zat besi yang mencukupi tentunya akan membuat ibu hamil terhindar dari resiko pendarahan. Selain itu, zat besi akan menekan resiko preeklampsia pada ibu hamil.

Asupan nutrisi yang seimbang akan akan membantu meningkatkan sistem imun ibu hamil sehingga terhindar dari resiko terjadinya infeksi. Apabila ibu hamil mengalami infeksi maka sebaiknya segera ditangani dengan baik sebab hal ini bisa menular pada janin. dampak negatifnya yaitu menghambat perkembangan janin.

Kebutuhan zat besi bagi ibu hamil yaitu sekitar 25 mg per hari untuk memperlancar pengangkutan oksigen yang disebarkan ke sluruh tubuh termasuk janin yang ada di dalam kandungan. kekurangan zat besi akan membuat ibu hamil lebih mudah meras lelah dan lemah.

Bahkan resiko yang lebih berbahaya adalah jika ibu hamil terkena anemia berat. Kondisi tersebut sangat berbahaya bagi proses persalinan dan pendarahan akan sulit dihentikan. Maka dari itu, konsumsilah makanan dengan kandungan zat besi tinggi untuk menghindarkan Anda dari resiko kehamilan yag bermasalah.

Baca juga: komplikasi post partum

Selain zat besi, ibu hamil juga harus mencukupi kebutuhan kalsium. Manfaat kalsium yaitu untuk membantu pembentukan tulang dan gigi pada janin serta memperkuat tulang ibu hamil selama menjalani masa kehamilan. Asupan kalsium yang minim akan meningkatkan resiko tulang rapuh dan bahkan ibu hamil akan sering mengalami kesemutan. Kebutuhan kalsium selama hamil yaitu sekitar 1000-1200 mg per harinya. Kalsium bisa diperoleh dari kacang-kacangan, telur, susu, jeruk keju dan lain sebagainya.

Asupan makanan yang mengandung magnesium dibutuhkan ibu hamil untuk mencegah terjadinya preeklampsia dan gangguan terhadap tumbuh kembang janin. Magnesium berperan penting dalam membantu aktivitas enzim di dalam tubuh. Magnesium juga membantu proses metabolisme karbohidrat dan protein. Ibu hamil membutuhkan sekitar 40 mg kalsium setiap harinya. Nutrisi tersebut bisa diperoleh dari ikan, sayur, susu, daging merah dan sayuran.

Dan yang terakhir yaitu ibu hamil membutuhkan asupan sumber makanan yang mengandung seng. Manfaatnya yaitu meningkatkan sistem kekebalan tubuh untuk mencegah gangguan pada kehamilan. Adapun sumber makanan yang mengandung seng yaitu seafood.

Related Posts

Share This

Turun 30 Kg Dalam 2 Bulan

Jus Pelangsing Alami, Dipake Oleh Banyak Artis Nasional. Kunjungi kami di Instagram: @bundakim7 PIN BB :D2335D03 SMS / WA: 0813 2154 8517