Menyedihkan, Lupa Sang Ibu Telah Meninggal Karena Penyakit Demensia

Sangat menyedihkan, seorang wanita bernama Sue Holland berumur 47 tahun mengidap penyakit demensia, padahal umur Sue masih terbilang muda dan tidak begitu tua. Dan akibat diagnosis jenis penyakit tersebut, Sue terus menanyakan kondisi dan dimana ibunya saat ini. Padahal, berdasarkan akuan sang kakak, Gilian yang berusia 52 tahun, ibu mereka telah tiada beberapa waktu yang lalu.

Dengan kondisi seperti ini, Sue hampir setiap hari mengunjungi pemakaman sang ibu bersama keluarga terdekatnya, namun sayangnya, setelah ia pulang ke rumah ia akan kembali menanyakan kondisi juga keberadaan ibunya tercinta. Dan kondisi seperti ini patsinya akan membuat hati Gillian menjadi sangat sakit.

“Sudah sekitar tiga pekan sejak ibu kami meninggal, tapi Sue selalu menanyakannya. Padahal ia hadir saat proses pemakaman, saya juga rutin mengajaknya mengunjungi makam ibu. Tapi dia seakan lupa. Setiap 15 menit ia akan menanyakan ibu. Ini membuat saya benar-benar sedih,” ungkap Gillian, seperti dikutip dari health.detik.com (14/09/2015).

Dengan penyakit yang diderita Sue, adik tercintanya, akhinya Gillian memutuskan untuk ikut serta dalam proses penggalangan dana yang dilakukan setiap tahun dari Alzheimer Society, Memory Walk, yang berasal dari Liverpool, dan hal ini ia lakukan guna mengumpulkan dana juga meningkatkan kembali kesadaran seluruh masyarakat akan penyakit yang selama ini di derita oleh Sue, adiknya tercinta.

Namun sebelum ia memutuskan untuk melakukan hal tersebut, Gillian mengakui bahwa dirinya tidak pernah menduga kalau jenis penyakit yang menyeramkan tersebut bisa menghampiri adik kesayangannya. Padahal, selama ini ia hanya berfikir kalau jenis penyakit ini yaitu demensia atau lebih dikenal dengan alzheimer hanya mampu menghampiri mereka yang memang usianya telah terbilang tua, sedangkan adiknya masih berusia muda.

Semua kondisi ini diawali sejak beberapa bulan yang lalu, ketika Sue di rasa mulai kacau ketika melakukan pekerjaan. Bahkan Sue memiliki beberapa masalah ketika ia diharuskan mengurus dokumen atau bahkan ketika harus melakukan komunikasi dengan orang baru.

Akhirnya anggota keluarga Sue memutuskan untuk membawanya ke dokter, hal ini dikarenakan keluarga beranggapan kalau wanita yang memiliki dua orang anak ini mengalami masalah pada kesehatannya, terutama terhadap mental.

Dikarenakan prilaku Sue yang semakin hari semakin tidak jelas dan terus bermasalah, akhirnya Sue menjalankan sejumlah pemeriksaan yang dilakukan di Broadoak Mental Health Unit, Broadgreen. Dan benar saja dengan dugaan Gillian, kalau dokter mendiagnosa adiknya dengan penyakit demensia.

Untuk saat ini Sue mendapatkan perawatan selama 24 jam penuh di unit spesialin di Kirkdele, dimana ia merupakan seorang pasien dengan usia yang masih muda di unit tersebut. Setiap harinya Gillian akan menemui Sue serta menghabiskan banyak waktu bersamanya.

Itu dia kisah Sue Holland yang harus menghabiskan hari-harinya dengan jenis penyakit ini, walaupun usianya masih terbilang muda, namun dengan terpaksa Sue dan keluarga harus menerima kenyataan ini, walaupun pahit untuknya. Sampai saat ini pihak keluarga masih berharap, kalau Sue bisa kembali sehat seperti sedia kala, dan menjalankan hari-harinya dengan sehat.

Related Posts

Share This