Menu MPASI: Pure Buah Apel Untuk Bayi

Apel adalah salah satu buah terbaik yang bisa diperkenalkan pada bayi usia 6 bulan keatas sebagai makanan pendamping ASI. Apel sangat mudah untuk diolah, dicerna dan sangat kaya akan kandungan nutrisi. Salah satu nutrisi yang terdapat pada apel yaitu vitamin C yang berguna untuk pembentukan gigi dan tulang. Selain itu vitamin C juga berperan penting sebagai antioksidan untuk meningkatkan sistem imun si kecil.

Buah apel memiliki kandungan serat yang cukup tinggi. Terdapat dua tipe serat pada buah apel yaitu serat larut dan tak larut. Serat larut berperan penting dalam mencegah terjadinya penumpukan lemak jahat pada dinding pembuluh darah yang bisa menghambat aliran darah. Sedangkan serat tak larut berfungsi dalam saluran pencernaan yaitu untuk melancarkan BAB dan membersihkan saluran pencernaan.

Adapun resep dan cara membuat pure apel yaitu sebagai berikut:

Bahan:

  • 1 buah apel merah (dikupas)
  • 3 sendok takar ASI/susu formula
  • 150 cc air matang

Cara membuat:

  1. Kupas apel, lalu potong kecil-kecil. Kukus hingga apel menjadi lunak.
  2. Masukkan apel yang telah dikukus ke dalam blender dan tambahkan air, kemudian haluskan.
  3. Tuangkan ke dalam mangkuk dan tambahkan susu sambil diaduk hingga rata.
  4. Sajikan segera pada bayi.

Apel yang digunakan untuk makanan pendamping ASI sebaiknya buah apel organik. Hal ini karena buah apel yang non organik dikhawatirkan terkontaminasi oleh zat kimia berbahaya seperti pestisida. Apel organik bisa diolah tanpa harus mengupas kulitnya terlebih dahulu sehingga kandungan nutrisinya lebih banyak.

Selain diolah menjadi makanan untuk bayi, apel juga bisa dijadikan sebagai minuman sehat untuk bayi yaitu dengan cara diolah menjadi jus. Namun, dalam membuat jus apel untuk bayi sebaiknya menghindari penggunaan gula. Terkecuali jika bayi Anda sudah berusia diatas 10 bulan. Penggunaan gula dan garam tidak dianjurkan bagi bayi yang masih berusia dibawah 1 tahun karena bisa membahayakan sistem pencernaan dan organ dalam lainnya seperti hati, ginjal dan pankreas.

Related Posts

Share This