Menstimulasi Anak Untuk Belajar Berbicara Dengan Menggunakan Cara Sederhana

Pertumbuhan dan perkembangan setiap anak tentunya berbeda-beda. Salah satunya yaitu kemampuan anak dalam berbicara. Sebagian anak mengalami perkembangan bicara dengan cepat, akan tetapi ada sebagian anak yang lambat sehingga dibutuhkan stimulasi supaya mau berbicara. Setiap orangtua tentunya mengharapkan perkembangan anak berjalan secara normal sesuai dengan usianya.

Stimulasi untuk anak

Kondisi anak yang mengalami keterlambatan dalam kemampuan berbicara tentunya membuat orangtua merasa khawatir, terlebih lagi ketika usia anak sudah semakin besar dan anak belum juga aktif berbicara. Dalam hal ini Anda perlu berkonsultasi dengan dokter untuk memastikan kalau tidak ada gangguan pada anak. Selanjutnya Anda sebagai orangtua bisa memberikan rangsangan (stimulasi) pada anak dengan menggunakan teknik sederhana. Pada kesempatan ini penulis akan berbagi tips mengenai cara menstimulasi kemampuan berbicara pada anak.

Tips Menstimulasi Kemampuan Berbicara Pada Anak

Tingkatkan intensitas berbicara dengan anak. Cara pertama untuk merangsang kemampuan berbicara pada anak yaitu mengajaknya berbicara dengan intensitas yang sering. Anda sebagai orangtua harus banyak berbicara pada anak dengan berbagai macam topik seperti memperkenalkan barang-barang yang ada di dalam rumah atau mengenalkan nama-nama makanan. Pada dasarnya keterlambatan kemampuan berbicara yang terjadi pada anak-anak bisa disebabkan oleh faktor kosa kata. Anak-anak belum memiliki banyak kosa kata yang akan diucapkan sehingga anak akan lebih banyak diam. Intensitas berbicara yang sering akan merangsang anak untuk meniru ucapan orangtua sehingga anak akan terbiasa mengucapkan kata-kata yang sudah diingatnya.

Pengulangan kata-kata. Anak-anak pada dasarnya mempunyai kemampuan untuk meniru setiap perkataan yang didengarnya. Oleh karena itu untuk menstimulasi kemampuan berbicara pada anak, Anda bisa mengulang berbagai macam kosa kata sehingga anak akan terbiasa mengingat dan mengenali kata tersebut. Lama kelamaan anak akan meniru perkataan yang diucapkan oleh Anda.

Merangsang dengan nyanyian. Cara lain yang bisa dilakukan untuk menstimulasi anak yaitu dengan nyanyian. Anak-anak biasanya lebih menyukai music sehingga hal ini menjadi kesempatan untuk Anda dalam merangsang anak supaya terbiasa untuk berbicara. Kata-kata dengan alunan nada akan membuat anak lebih mudah untuk mengingat dan merekamnya. Perlahan-lahan tanpa disadari anak akan mengucapkan setiap kata yang didengarnya.

Memberikan kesempatan dan waktu untuk merespon perkataan. Ketika Anda memperkenalkan berbagai macam kosa kata dan mengajak anak berbicara, sebaiknya berikan kesempatan supaya anak merespon ucapan Anda. Stimulasi ini bisa Anda lakukan secara berulang sehingga lama kelamaan anak akan terbiasa.

Membacakan buku cerita pada anak. Buku cerita biasanya paling digemari olah anak sehingga untuk menstimulus kemampuan berbicara pada anak, Anda bisa membacakan buku cerita bergambar. Kebiasaan ini bisa Anda lakukan berulang sampai anak menunjukan respon. Selain itu untuk menunjang hal ini Anda bisa memberikan pertanyaan pada anak seputar gambar yang dilihat oleh anak pada buku tersebut. Hal tersebut akan melatih memori anak sehingga secara tidak sadar anak akan terbiasa untuk berbicara.

Memberikan penghargaan pada anak. Stimulasi yang dilakukan secara rutin akan membuat anak terbiasa untuk mengucapkan beberapa kosa kata. Ketika Anak berhasil mengucapkan satu atau dua kosa kata, sebaiknya Anda meberikan penghargaan berupa pujian pada anak. Hal ini tentunya akan membuat anak semakin berusaha untuk mengucapkan kata yang lain dan anak akan merasa dihargai atas usahanya.

Demikian beberapa tips menstimulus anak untuk belajar berbicara. Merangsang kemampuan anak untuk berbicara harus dilakukan secara rutin supaya anak terbiasa dan lebih mudah belajar. Selain itu, dalam mengajarkan anak untuk berbicara harus dilakukan dengan penuh kesabaran dan kasih sayang supaya anak tidak tertekan dan stres.

Related Posts

Share This