Menjaga Kesehatan Di Setiap Tahap Kehamilan

Kehamilan merupakan suatu hal yang paling membahagiakan bagi pasangan muda yang baru menikah. Memiliki anak tentunya akan menambah kebahagiaan dan keceriaan dalam sebuah pernikahan. Kehamilan yang sehat adalah impian setiap wanita karena periode kehamilan merupakan waktu yang sangat penting bagi wanita sebelum menjadi seorang ibu.

Kesehatan ibu hamil sangat penting untuk di jaga supaya perkembangan janin di dalam kandungan tidak terganggu. Ibu hamil yang sehat akan terhindar dari berbagai macam keluhan selama menjalani proses kehamilan. Gangguan kesehatan pada ibu hamil bisa berakibat terjadinya pendarahan, cacat pada janin atau bahkan keguguran.

Menjaga Kesehatan Di Setiap Tahap Kehamilan

Menjaga Kesehatan Pada Periode Awal Kehamilan

Pada periode awal kehamilan biasanya seorang wanita akan mengalami perubahan dan keluhan akibat dari adanya pengaruh dari hormon kehamilan. Keluhan yang biasanya dirasakan adalah morning sickness atau mual dan muntah. Selain itu, biasanya seorang wanita akan mengalami perubahan fisik seperti payudara yang membesar dan terkadang menimbulkan rasa sakit.

Gejala morning sickness biasanya menyebabkan ibu hamil kehilangan nafsu makan. Kondisi tersebut tentunya akan sangat berbahaya bagi kesehatan dan perkembangan janin di dalam kandungan. Untuk mengatasi hal tersebut ibu hamil harus tetap menjaga asupan nutrisi dengan cara mengkonsusmsi makanan dalam porsi sedikit dengan intensitas yang sering.

Asupan nutrisi selama periode awal kehamilan harus benar-benar dijaga supaya perkembangan janin tidak akan terganggu. Pada periode awal kehamilan dianjurkan untuk mencukupi kebutuhan nutrisi seperti vitamin, protein, asam folat ataupun kolin. Kekurangan nutrisi seperti kolin bisa menyebabkan bayi terlahir secara premature.

Asam folat sangat dibutuhkan oleh ibu hamil pada periode awal kehamilan untuk membantu serta mendukung perkembangan otak janin dan mencegah terjadinya kelainan pada tulang belakang. Asam folat yang dibutuhkan oleh ibu hamil bisa diperoleh dari sumber makanan seperti sayuran berwarna hijau atau dari buah-buahan seperti buah alpukat, jeruk serta jenis buah yang lainnya.

Selain menjaga asupan makanan yang bergizi, ibu hamil juga harus mencukupi kebutuhan cairan untuk tubuh selama menjalani masa kehamilan. Kekurangan cairan bisa berakibat dehidrasi dan membahayakan kesehatan janin di dalam kandungan.

Menjaga Kesehatan Pada Tahap Kedua Kehamilan

Memasuki tahap kedua kehamilan, ibu hamil akan merasa lebih nyaman karena gejala dan keluhan akibat dari pengaruh hormon kehamilan perlahan mulai menghilang. Pada tahap kedua kehamilan disarankan bagi ibu hamil untuk mencukupi kebutuhan nutrisi seperti zat besi dan serat. Zat besi berguna untuk mencegah terjadinya penyakit anemia pada ibu hamil. Selain itu zat besi bermanfaat untuk membantu sel darah merah dalam membawa oksigen untuk janin.

Kekurangan zat besi selama masa kehamilan tentunya akan berdampak buruk terhadap perkembangan janin. Untuk mencukupi kebutuhan zat besi, ibu hamil bisa mengkonsumsi makanan seperti bayam, kacang-kacangan, kentang dan kerang.

Pada tahap kedua kehamilan, ibu hamil juga harus mencukupi kebutuhan serat untuk menjaga kesehatan sistem pencernaan dan mencegah sembelit. Ibu hamil disarankan untuk mengkonsumsi sayur-sayuran dan buah-buahan.

Menjaga Kesehatan Pada Tahap Akhir Kehamilan

Tahap akhir kehamilan ditandai dengan usia kehamilan yang sudah mencapai 29 minggu. Pada tahap akhir kehamilan, ibu hamil disarankan untuk meningkatkan asupan kalsium untuk mendukung perkembangan tulang janin. Asupan makanan yang bergizi seimbang harus benar-benar tercukupi supaya kesehatan ibu hamil dan janin tidak akan mengalami gangguan sampai tiba waktunya proses persalinan.

Selain menjaga asupan nutrisi, ibu hamil juga harus menjaga kebugaran tubuh dengan cara melakukan olahraga khusus ibu hamil. Rutin berolahraga akan bermanfaat bagi perkembangan janin dan membantu melancarkan proses persalinan. Olahraga seperti yoga atau latihan meditasi akan membuat ibu hamil merasa lebih nyaman dalam menjalani masa kehamilan pada tahap akhir. Selain itu, latihan meditasi akan membantu ibu hamil terhindar dari stress dan lebih siap dalam menghadapi proses persalinan.

Related Posts

Share This