Mengetahui Gangguan Menstruasi atau Dismenore

Menstruasi adalah siklus bulanan yang terjadi pada wanita normal. Menstruasi terjadi akibat peluruhan dinding rahim karena sel telur yang sudah matang tidak terbuahi oleh sel sperma. Selain itu, menstruasi menjadi salah satu tanda kesuburan seorang wanita. Dalam hal ini terkadang beberapa wanita atau bahkan hampir seluruh wanita mengalami gangguan menstruasi.

Setiap wanita pastinya memiliki masalah yang berbeda-beda dalam hal siklus menstruasi disetiap bulannya. Gangguan yang timbul biasanya mulai dari gejala PMS, tidak mengalami menstruasi dan bahkan ada kasus wanita yang mengalami menstruasi berkepanjangan. Pada dasarnya menstruasi akan dialami oleh wanita setelah menginjak usia reproduksi.

Jika tidak terjadi pembuahan maka menstruasi akan berlangsung setiap bulan. Rentang waktu yang biasanya terjadi yaitu sekitar 3 – 5 hari dengan mengikuti siklus menstruasi rata-rata 28 hari. Tidak semua wanita mengalami siklus menstruasi yang lancar, pada beberapa kasus ditemukan bahwa sebagian wanita mengalami gangguan siklus menstruasi sehingga tidak jarang menyebabkan rasa sakit yang luar biasa.

Dismenore atau gangguan menstruasi biasanya ditandai dengan rasa nyeri yang luar biasa sehingga terkadang banyak wanita yang kesulitan untuk beraktivitas. Gejala yang biasanya dirasakan yaitu mual-mual, muntah, pusing dan sakit kepala, nyeri pada paha bagian dalam dan bahkan kram perut. Hal ini diakibatkan loleh rahim yang berkontraksi sehingga mempengaruhi hormone prostaglandin. Secara umum hormone tersebut akan mengalami peningkatan pada awal menstruasi dan akan menurun seiring dengan berakhirnya proses tersebut.

Secara umum dismenore dikelompokan ke dalam dua kategori yaitu dismenore primer dan sekunder. Dismenore primer biasanya ditandai dengan rasa nyeri di bagian panggul selama menstruasi. Hal ini banyak terjadi atau dialami oleh remaja. Kondisi seperti ini akan hilang dengan sendirinya seiring dengan bertambahnya usia.

Sedangkan dismenore sekunder yaitu rasa nyeri yang terjadi diluar dari siklus menstruasi. Faktor penyebabnya yaitu prostaglandin alami. Hal ini terjadi ketika sebelum proses menstruasi berlangsung. Puncak rasa sakit akan dirasakan pada waktu menstruasi dan akan hilang seiring dengan berakhirnya proses tersebut.

Adapun Cara Untuk Mengatasi Dismenore Yaitu Sebagai Berikut!

  1. Istirahat

Salah satu tindakan yang bisa Anda lakukan untuk mengatasi gejala dismenore yaitu dengan meluangkan waktu istirahat. Biasakan untuk tidur cukup sebagai upaya mencegah dan meredakan rasa nyeri tersebut. Hindari kebiasaan begadang karena bisa memperparah rasa nyeri yang Anda alami.

  1. Olahraga

Cara lain yang bisa Anda lakukan yaitu dengan rutin berolahraga. Aktivitas ini dinilai cukup efektif untuk menghilangkan keluhan seputar menstruasi. Lakukan olehraga ringan seperti bersepeda, jogging, jalan santai atau berenang. Namun jangan terlalu aktif karena bisa membahayakan kesehatan Anda.

  1. Relaksasi

Yoga bisa menjadi salah satu pilihan Anda selama menstruasi untuk membuat otot-otot tubuh menjadi lebih rileks dan menanggulangi rasa nyeri.

  1. Berendam

Dan cara yang selanjutnya yaitu dengan mandi menggunakan air hangat. Cara ini akan membantu mengatasi rasa nyeri selama menstruasi.

Related Posts

Share This