Mengejutkan, Wanita Ini Tidak Bisa Bicara Selama 5 Bulan Usai Operasi Hernia

Pada bulan Februari yang lalu, Zandile Musonza-Munzara menjalankan prosedur oeprasi hernia yang berlangsung di University Hospital of North Tees, Cleveland. Akan tetapi, setelah ia menjalankan serangkaian operasi tersebut, ia mendapatkan hal yang mengejutkan ketika ia tersadar, karena ia tidak mampu berbicara.

“Keluar dari ruang operasi, saya tak bisa bicara, dan ini membuat saya ketakutan. Tapi dokter bilang ini normal dan suara saya akan kembali dalam kurun 4-6 minggu,” tutur Zandile.

Sembari menunggu kemampuannya untuk kembali berbicara, ia sempat menutup dirinya sendiri dan enggan untuk keluar dari rumah. Jikapun ia harus keluar rumah, itu hanya karena ia memiliki janji. Bahkan ia juga tidak pernah keluar sendirian semenjak insiden tersebut, ia selalu ditemani oleh salah satu anaknya, Ricardo (20), yang mana selalu mendampinginya dan menjadi juru bicaranya.

Hingga bulan Juni, namun Zandile merasa kalau kondisinya semakin hari semakin memburuk. Bukan hanya tidak bisa berbicara setelah menjalankan operasi, wanita yang kini berumur 49 tahun ini juga mulai sering menderita sesak nafas, dan hal tersebut mulai membuat dirinya menjadi khawatir, karena pada sebelumnya ia tidak memiliki riwayat penyakit sesak.

“Saya merasa tersedak tiap waktu, jadi saya terus bertanya-tanya apa yang sebenarnya mengganjal di tenggorokan saya. Di malam hari saya terus merasa cemas karena jangan-jangan saya akan mati tersedak dalam tidur,” kenangnya seperti dikutip dari health.detik.com pada hari Rabu (16/09/2015).

Akhirnya, pada tanggal 9 Juli yang lalu, Zandlie tiba-tiba merasa kalau dirinya tidak bisa bernapas sama sekali, hingga dengan sangat terpaksa putranya, Ricardo harus membawa ibu tercintanya ke rumah sakit. Ketika berada di rumah sakit, Zandile dipasangi inhaler guna memperluas jal;an pernapasannya, namun sayang cara yang dilakukan ini tidak juga mempan.

Setelah itu. Akhirnya Zandile dipindahkan ke James Cook University Hospital untuk menemui seorang dokter spesialis. Dan disanalah akhirnya ia memperoleh prosedur laryngoscopy. Dan ketika itu juga, akhirnya dokter menemukan adanya polip di bagian pita suara Zandile. Bahkan dokter mengaku, bahwa dirinya baru kali ini menemukan polip dengan ukuran yang sangat besar seperti yang terdapat pada pita suara Zandile.

Dan setelah itu, ibu dari dua anak ini mendapatkan suntikan morfim serta steroid untuk waktu satu pecan ke depan, dan setelah itu dokter melakukan tindakan operasi guna mengangkat polip yang terdapat pada pita suara Zandile.

Dr Alasdair Mace, seorang ahli bedah THT yang memang berpraktik di London dan Middleton memastikan bahwa benjolan yang terdapat pada bagian pita suara ini mnerupakan salah satu terjadinya komplikasi dari penggunaan bius, namun sangat jarang di temukan pada beberapa pasien yang lainnya.

“Ketika selang napas dimasukkan ke dalam saluran pernapasan, posisi selang ini terkadang ini akan memicu trauma atau kerusakan. Bisa karena diletakkan di atasnya, ketika selangnya dimasukkan atau mungkin saat ditarik keluar,” terangnya.

Setelah di bius, kemungkinan pasien juga bisa mengalami perubahan terhadap suaranya, yakni keadaan suara yang mungkin menjadi lebih serak dari biasanya. Namun di pastikan kalau efek samping ini memiliki sifat yang ringan dalam jangka waktu yang tidak lama. Maka dari itu, peluang kasus yang lebih serius seperti yang dialami oleh Zandile ini diperkirakan hanya sebesar 0,07%, yakni sekitar 7 dari 10.000 kasus.

Dan beruntungnya Zandile, karena setelah polip yang terdapat pada pita suaranya di angkat, akhirnya ia bisa kembali berbicara.

“Saat saya terbangun, perawat mengatakan operasi saya berjalan lancar dan saya berkata ‘benarkah?’, dan saat itu saya hampir tak percaya suara saya bisa keluar. Ricardo juga menangis mendengar suara saya,” tutupnya.

Related Posts

Share This

Turun 30 Kg Dalam 2 Bulan

Jus Pelangsing Alami, Dipake Oleh Banyak Artis Nasional. Kunjungi kami di Instagram: @bundakim7 PIN BB :D2335D03 SMS / WA: 0813 2154 8517