Mengapa Warna Air Ketuban Menjadi Hijau?

Warna air ketuban. Umumnya, hal utama yang akan ditanyakan oleh ibu yang baru melahirkan kepada dokter atau bahkan bidan yaitu mengenai kondisi bayi yang dilahirkan. Lahir dengan normal atau bahkan ada kelainan, sehat atau tidak? Dan amsih banyak lagi. Dan hal ini merupakan hal yang wajar, karena setiap pasangan pastinya menginginkan kelahiran bayi yang sehat, sempurna tanpa ada kekurangan satupun, dan juga selamat.

Selain hal-hal di atas, padahal ada hal lain yang juga tidak kalah pentingnya, yang memang sering dilupakan, yaitu keadaan air ketuban. Apakah jernih, hijau, berbau atau bahkan keruh? Sebelum bidan atau bahkan dokter yang memberi tahu Anda atau bahkan suami, sangat jarangan pasangan yang menanyakan hal ini.

Satu hal yang harus Anda ketahui, bahwa cairan ketuban yang normal pada umumnya memiliki warna yang bening atau bahkan tidak memiliki warna. Lantas, bagaimana jika warna air ketuban tersebut berwarna hijau, pertanda apakah itu? Ada beberapa faktor yang memang menyebabkan air ketuban berwarna hijau, diantaranya yaitu sebagai berikut:

  1. Infeksi
  2. Hamil lewat waktu
  3. Gangguan pada janin
  4. Infeksi

Air ketuban ini bisa saja terinfeksi jika sudah lama ketuban tersebut pecah dan tidak segera dilakukan tindakan persalinan, sehingga banyak kuman yang masuk kedalam ketuban tersebut. Dan hal ini pastinya bisa mengganggu keadaan bayi yang memang masih berada di dalam rahim.

Penting untuk Anda ketahui, bahwa normalnya masa kehamilan yaitu berlangsung selama 37-42 minggu. Jika melewati minggu yang telah di tentukan, maka bisa di sebut dengan hamil lewat bulan atau hamil lewat waktu atau overdue pregnancy. Dan jika kehamilan melewati atau lebih dari 42 minggu, maka bagian plasenta akan semakin menua bahkan tidak akan berfungsi dengan baik.

Dan keadaan plasenta yang sudah tidak berfungsi dengan baik juga bisa menyebabkan pasokan oksigen berkurang untuk janin dalam kandungan. Bukan hanya itu, kemungkinan besar ketuban juga akan pecah dini, bahkan air ketuban yang pecah juga bisa terminum oleh janin dalam kandungan, dan hal ini bisa menyebabkan infeksi terhadap janin. Bukan hanya itu, hamil lewat waktu juga bisa menyebabkan air ketuban berubah warna menjadi hijau.

Nah, jika Anda tengah melahirkan, dan air ketuban Anda terlihat kental dan berwarna hijau, maka hal tersebut bisa membahayakan keselamatan si bayi itu sendiri. Kemungkinan besar bayi akan mengalami sindrom aspirasi meconium (Meconium Aspiration Syndrom) yaitu kondisi dimana meconium akan terhisap oleh bayi ketika mereka di lahirkan, dan meconium tersbeut bisa masuk kedalam paru-paru si kecil. Dan jika hal tersebut terjadi, maka bisa membahayakan kondisi kesehatan si kecil, bahkan bisa menyebabkan kematian.

Related Posts

Share This

Turun 30 Kg Dalam 2 Bulan

Jus Pelangsing Alami, Dipake Oleh Banyak Artis Nasional. Kunjungi kami di Instagram: @bundakim7 PIN BB :D2335D03 SMS / WA: 0813 2154 8517