Menetapkan Batasan Untuk Menerapkan Kedisiplinan Pada Anak Batita

Sikap disiplin yang diajarkan pada anak sejak dini akan berkembang setiap kali Anda berinteraksi dengan anak. Selain itu sikap disiplin yang diterapkan sejak kecil akan berdampak positif bagi perkembangan psikologis anak di masa mendatang. Sikap disiplin memiliki arti yang berbeda pada setiap tahap perkembangan anak. Sikap disiplin yang Anda terapkan pada anak bukanlah sebuah metode atau cara yang bersifat tertulis. Tahap kedisiplinan dimulai semenjak lahir yang disebut dengan tahap kasih sayang.

Menerapkan Kedisiplinan Pada Anak

Sikap kedisiplinan yang Anda terapkan pada anak semenjak lahir secara nyata berbentuk sebuah gaya pengasuhan yang penuh kasih. Gaya pengasuhan seperti ini akan membuat anak Anda tumbuh menjadi pribadi yang baik. Tahap pertama dari kedisiplinan adalah pengasuhan yang menciptakan ikatan batin antara orangtua dengan anak. Kedisiplinan bukanlah suatu tindakan yang Anda lakukan terhadap bayi, akan tetapi berifat kerja sama dengan bayi atau anak-anak.

Tips Untuk Menetapkan Batasan Dalam Menerapkan Kedisiplinan

  • Memahami setiap tahap perkembangan normal pada anak

Memahami setiap tahap perkembangan pada anak secara umum dan khusus adalah salah satu cara dalam memberikan batasan untuk kedisiplinan pada anak. Pada usia batita mungkin anak Anda cenderung tidak mengerti dengan perintah yang Anda berikan. Hal ini karena mereka belum memiliki kemampuan untuk menerapkan setiap perintah kedisiplinan yang Anda harapkan. Memahami perkembangan anak akan memudahkan Anda dalam menerapkan aturan yang berhubungan dengan sikap disiplin pada anak.

  • Menyeimbangkan tindakan dan kedisiplinan

Anak batita belum sepenuhnya mengerti dengan konsep kedisiplinan yang Anda ajarkan. Dalam hal ini diperlukan keseimbangan antara tindakan yang Anda lakukan dengan konsep kedisiplinan yang diajarkan. Pada umumnya anak-anak tidak suka di kekang dalam batasan yang terlalu ketat. Maka dari itu sebaiknya Anda menciptakan lingkungan yang aman bagi anak daripada melarang anak. Batasan yang Anda berikan pada anak batita tidak bisa terlalu ketat karena mereka belum sepenuhnya mengerti dengan larangan tersebut.

Baca juga : Tips Bagi Single Parents Untuk Mengajarkan Kedisiplinan Pada Anak

  • Menciptakan kondisi lingkungan yang aman bagi anak

Peran Anda sebagai orang yang menerapkan kedisiplinan pada anak harus senantiasa menjaga keberadaan dan memastikan keamanan anak. Berikan pengertian dan batasan yang wajar pada anak ketika bermain. Hal ini akan membuat anak mengerti bahwa apa yang dilarang bisa membahayakan keselamatan dan keamanan. Dengan begitu, Anda tidak akan terlalu mengekang anak mengenai kedisiplinan.

  • Memberikan batasan dengan berkata “tidak”

Apabila anak memiliki batasan yang jelas maka mereka akan mengalami tahap perkembangan yang lebih baik. Hal ini karena energi mereka lebih banyak digunakan untuk pertumbuhan dan meningkatkan perkembangan otak daripada digunakan untuk hal yang tidak penting. Anda bisa mengatakan “tidak” ketika anak akan melakukan sesuatu yang tidak penting atau berbahaya. Peran Anda sebagai orangtua adalah bersikap bijak dalam mengontrol setiap perilaku anak.

  • Bersikap tegas tapi tidak membentak

Anda harus bersikap konsisten dalam menerapkan kedisiplinan pada anak. Usaha dan ketegasan Anda sangat diperlukan untuk menerapkan hal tersebut. Ketika anak berprilaku diluar batasan yang Anda tetapkan sebaiknya Anda bersikap tegas untuk meluruskan tetapi jangan membentak anak. Kesabaran sangat diperlukan untuk mendidik anak-anak pada usia batita.

Pendidikan positif yang diberikan pada anak sejak usia dini akan berdampak baik bagi perkembangan anak dalam jangka panjang. Anak-anak akan senantiasa mengingat apa yang mereka pelajri pada waktu kecil untuk diaplikasikan ketika tumbuh dewasa.

Related Posts

Share This

Turun 30 Kg Dalam 2 Bulan

Jus Pelangsing Alami, Dipake Oleh Banyak Artis Nasional. Kunjungi kami di Instagram: @bundakim7 PIN BB :D2335D03 SMS / WA: 0813 2154 8517