Menanggapi Anak Yang Mempunyai Kebiasaan Mengadu

Kebiasaan anak yang suka mengadu adalah sikap kurang yang baik. Kebiasaan ini sangat mengganggu orangtuanya ataupun orang-orang yang berinteraksi dengan anak. Bahkan kebiasaan ini membuat anak tidak mempunyai banyak teman karena dianggap menjengkelkan. Ketika anak mengadu pada Anda sebaiknya jangan langsung merespon dengan kemarahan atau ekspresi yang terlalu serius. Alangkah lebih baiknya apabila Anda meluangkan waktu khusus untuk mendengarkan pengaduannya dan mencari solusi atas masalah tersebut.

Mengadu seringkali dijadikan sebagai solusi oleh anak dalam mengatasi masalah. Salah satu contohnya yaitu ketika bertengkar dengan temannya akibat berebut mainan. Selain itu kebiasaan tersebut juga dilakukan sebagai bentuk untuk mencari perhatian orang-orang disekitarnya. Menghadapi dan menangani anak yang mempunyai kebiasaan mengadu tentunya bukan perkara yang mudah. Dalam hal ini ketegasan dan kesabaran Anda sebagai orangtua sangat dibutuhkan.

Cara Menangani Anak Yang Mempunyai Kebiasaan Mengadu

Pada dasarnya untuk menghilangkan kebiasaan mengadu adalah dengan cara menumbuhkan sikap percaya diri pada anak. Dengan begitu anak tidak akan ketergantungan dengan orang lain dalam memecahkan suatu permasalahan yang menghampirinya.

  • Menjalin komunikasi yang baik dengan anak

Langkah pertama yang harus Anda lakukan dalam menangani anak yang sering mengadu yaitu dengan menjalin komunikasi dan melakukan pendekatan. Luangkan waktu untuk mengobrol dengan anak dan bertanya seputar kejadian yang dialaminya. Berikan pengertian dan penjelasan pada anak bahwa kebiasaan mengadu adalah sikap yang kurang baik. Jelaskan pada mereka bahwa kebiasaan tersebut akan berdampak buruk terhadap hubungan pertemanan dengan anak-anak lain di sekolah. Dengan begitu secara perlahan anak akan mengerti dan menghilangkan kebiasaan tersebut.

  • Perhatikan situasi pengaduan anak

Sebelum merespon pengaduan anak, perhatikan terlebih dahulu situasinya. Hal ini karena pengaduan anak tidak harus ditanggapi semuanya. Anda harus mengerti mana situasi anak yang benar-benar membutuhkan pengaduan dan mana yang tidak perlu. Jika semua pengaduan diterima maka hal tersebut akan menjadi kebiasaan anak yang sulit untuk dihilangkan.

  • Jangan membenarkan perilaku anak

Ketika anak mengadu masalah sikap atau perilaku dari teman-temannya sebbaiknya Anda tidak membenarkan pengaduan anak. Anda sebagai orangtua harus lebih bijaksana serta tidak memihak pada salah satu pihak. Sebab jika Anda membenarkan pengaduan anak, maka hal tersebut akan membuat anak semakin susah untuk menghilangkan kebiasaan tersebut. Anak senantiasa merasa benar dengan setiap tindakannya. Oleh karena itu berikan pengertian pada anak supaya tidak berselisih dengan teman-temannya dan ajarkan pada anak untuk minta maaf.

  • Jangan memberi hukuman

Mungkin pengaduan anak terkadang terdengar tidak relevan sehingga membuat Anda sedikit jengkel. Dalam hal ini sebaiknya Anda bersikap tenang dan jangan memarahi atau menghukum anak. Berikan pengertian pada anak bahwa tidak semua hal bisa diadukan. Ajarkan supaya mereka bisa hidup mandiri sehingga bisa mengatasi setiap permasalahan yang terjadi di dalam kehidupannya.

Pada usia yang masih belia, anak-anak belum sepenuhnya bisa membedakan mana hal yang baik dan buruk. Oleh karena itu dalam hal ini peran Anda sebagai orangtua sangat dibutuhkan untuk memberikan pola asuh yang tepat sehingga membentuk kepribadian yang baik.

Related Posts

Share This

Turun 30 Kg Dalam 2 Bulan

Jus Pelangsing Alami, Dipake Oleh Banyak Artis Nasional. Kunjungi kami di Instagram: @bundakim7 PIN BB :D2335D03 SMS / WA: 0813 2154 8517