Membentuk Buah Hati Yang Cerdas

Memiliki anak yang cerdas serta memiliki keunggulan dalam segala bidang tentunya akan membuat orangtua merasa bangga. Faktor yang mempengaruhi kecerdasan seorang anak salah satunya yaitu genetik atau keturunan. Namun, terlepas dari hal tersebut kemampuan seorang anak akan berkembang secara optimal apabila Anda mendukung dan memberikan stimulasi sejak masih bayi. Untuk mengoptimalkan kemampuan tersebut, Anda harus memulainya dengan mengembangkan kecerdasan otaknya dengan memberikan berbagai stimulasi dan nutrisi pendukung.

Asupan makanan yang bergizi dan stimulasi merupakan dua unsur yang berperan penting bagi perkembangan otak bayi. Stimulasi untuk merangsang kecerdasan bayi bisa dimulai dengan menerapkan gaya pengasuhan yang cerdik dan penuh kasih sayang. Untuk lebih jelasnya berikut ini ada beberapa cara untuk membentuk buah hati yang cerdas.

Membentuk Anak Yang Cerdas

  • Langkah awal yang cerdas pada waktu hamil

Memberikan stimulus untuk kecerdasan otak bayi bisa dimulai ketika bayi masih di dalam kandungan. Perkembangan janin ketika di dalam kandungan dipengaruhi oleh baik atau buruknya kebiasaan sang ibu. Hal ini termasuk pola hidup dan sumber makanan yang dikonsumsi oleh ibu hamil. Apabila selama menjalani kehamilan memiliki kebiasaan buruk dan pola makan yang tidak sehat maka perkembangan otak bayi akan terganggu. Ibu hamil yang sering terpapar polusi seperti asap rokok dan mengkonsumsi minuman beralkohol tentunya akan mengganggu pertumbuhan otak bayi dan memperbesar resiko yang berhubungan dengan masalah tingkah laku anak di kemudian hari.

Nah, bagi Anda yang menginginkan seorang anak yang cerdas maka harus memulai langkah awal yang cerdas ketika menjalani masa kehamilan dengan menerapkan gaya hidup yang lebih sehat. Mengkonsumsi makanan yang mengandung nutrisi pembangun otak seperti asam lemak omega-3 merupakan salah satu langkah cerdas dalam memberikan stimulus untuk perkembangan kecerdasan otak anak. Semakin Anda memperkaya asupan nutrisi maka semakin baik pula perkembangan otak bayi.  Selain itu, Anda juga bisa melakukan stimulus dengan gerakan-gerakan halus yang akan membuat bayi di dalam kandungan merasa lebih nyaman.

  • Menyusui bayi secara ekslusif

Banyak penelitian yang membuktikan bahwa pemberian ASI lebih baik untuk bayi bila dibandingkan dengan susu formula. Bayi yang minum ASI akan memiliki kelebihan intelektual dibandingkan dengan bayi yang diberi susu formula. Semakin lama Anda memberikan ASI maka anak cenderung akan tumbuh menjadi lebih cerdas. Mengapa demikian? Hal ini karena ASI memiliki kandungan nutrisi yang sangat lengkap. Salah satunya yaitu mengandung asam lemak omega-3 sebagai zat pembangun kecerdasan otak.

Untuk membentuk buah hati yang cerdas, Anda sebagai orangtua dituntut untuk memberikan ASI secara ekslusif selam 6 bulan untuk bayi. ASI memiliki kandungan lemak pembentuk kecerdasan yang berkontribusi dalam pertumbuhan jaringan otak  bayi. Semua kandungan nutrisi pada ASI tidak akan ditemukan dan tidak bisa digantikan oleh jenis susu yang lainnya.

  • Pengasuhan yang penuh kasih

Para ahli berpendapat bahwa gaya pengasuhan bisa mempengaruhi perkembangan otak bayi. Pengasuhan yang penuh kasih akan memberikan stimulus bagi kecerdasan otak bayi. Bagaimana melakukan hal tersebut? Salah satunya yaitu dengan kebiasaan menggendong bayi. hal ini mungkin terdengar sepele. Akan tetapi hal ini bisa memberikan dampak positif bagi bayi. Hal ini karena bayi yang digendong cenderung lebih tenang dan jarang menangis sehingga energi yang dimiliki oleh bayi lebih banyak dimanfaatkan untuk perkembangan otaknya. Nah, maka dari itu untuk membentuk pribadi anak yang cerdas, Anda sebagai orangtua harus lebih cerdas dalam menerapkan gaya pengasuhan untuk bayi.

  • Mengajak bayi bermain

Perlu Anda ketahui bahwa mengajak bayi bermain akan merangsang perkembangan otaknya. Bayi akan mulai mempelajari dunianya melalui sebuah permainan. Selain itu, ketika bayi diajak bermain secara tidak langsung otaknya akan terstimulus untuk berkembang. Bermain juga menjadi salah satu cara untuk mempererat hubungan batin Anda dengan bayi.

  • Memilih jenis makanan yang tepat bagi bayi

Secara tidak langsung makanan yang dikonsumsi oleh bayi akan berpengaruh terhadap perkembangan otaknya. Dalam hal ini 60 persen perkembangan otak bayi menggunakan energi bergizi dari makanan yang dikonsumsi. Hal yang sangat wajar apabila semakin sehat makanan yang dikonsumsi oleh bayi maka semakin sehat pula otak bayi. Makanan yang dikonsumsi oleh bayi tidak hanya berpengaruh terhadap tingkat pertumbuhan otak, akan tetapi berpengaruh terhadap kinerja sistem saraf.

Related Posts

Share This

Turun 30 Kg Dalam 2 Bulan

Jus Pelangsing Alami, Dipake Oleh Banyak Artis Nasional. Kunjungi kami di Instagram: @bundakim7 PIN BB :D2335D03 SMS / WA: 0813 2154 8517