Manfaat yang Harus Anda Ketahui Dalam Berhubungan Intim Menjelang Persalinan

Jika kita lihat secara umum, seks merupakan hal yang bisa memberikan dampak yang baik untuk kesehatan tubuh kita, baik secara fisik ataupun secara mental. Akan tetapi satu hal yang harus Anda ketahui, bahwa ternyata melakukan hubungan intima tau hubungan suami istri ketika Andan hamil juga memiliki manfaat yang lebih besar, apalagi ketika hubungan intim tersebut di lakukan menjelang persalinan.

Sebuah penelitian menjelaskan, bahwa dengan melakukan hubungan suami istri ketika hamil, terutama ketika di bulan-bulan menjelang persalinan, maka hal ini mampu membantu janin untuk membuka jalan lahirnya, sehingga bisa memperlancar proses persalinan. Oleh karena itu, bumil sangat di harapkan untuk mempertimbangkan melakukan coitus ketika menjelang proses persalinan, karena memang akan memberikan manfaat yang begitu besar untuk proses persalinan kelak.

Ketika Anda tengah hamil, memang benar, melakukan hubungan intim semasa kehamilan memang akan sangat merepotkan, khususnya jika Anda melakukannya dengan posisi misionaris. Namun, jika anda mempertimbangkan manfaatnya kelak untuk proses persalinan Anda, maka banyak juga diantaranya para wanita yang tertarik untuk mencoba hal ini. Hal ini dilakukan bukan tanpa adanya alasan, namun melakukan seks atau melakukan hubungan intim guna persiapan menjelang persalinan yang lebih baik.

Hal ini disebabkan karena ketika Anda tengah melakukan hubungan suami istri dengan basangan, maka keadaan tubuh seseorang akan banyak melepaskan hormon. Bahkan sejumlah hormon seperti hormon endorphin, oksitosin, dan juga DHEA akan dilepaskan melalui bagian yang memang memiliki nama bagian hipofisis. Nah, hormon oksitosin ini sendiri merupakan salah satu hormon yang memang memiliki kegunaan untuk mendorong pengerahan sejumlah serat otot yang memang banyak di gunakan ketika seseorang mengalami kontraksi.

Lantas, bagaimana dengan sejumlah hormon lainnya? Yang penting untuk Anda ketahui yaitu, bahwa hormon-hormon seperti endorphin yaitu sejenis hormon yang memiliki kegunaan untuk membuat tubuh kita menjadi jauh lebih rileks, sehingga pikiran Anda akan tetap dalam keadaan tenang serta tidak mengalami ketegangan walaupun proses menjelang persalinan normal semakin dekat.

Sedangkan untuk hormon DHEA sendiri merupakan salah satu jenis hormon yang memiliki manfaat guna memperkuat tulang serta otot. Karena ketika Anda akan menghadapi proses persalinan, Anda harus memiliki tulang serta otot yang kuat, bukan?

Kehamilan di usia 8 bulan bisa menjadi satu titik awal Anda untuk meningkatkan aktivitas hubungan suami istri Anda dengan suami. Jika Anda merasa takut untuk melakukan hubungan ini di usia kandungan yang semakin tua, maka di usia kehamilan 9 bulan Anda bisa mengurangi aktivitas seks ini secara bertahap. Namun satu hal yang harus Anda ingat yaitu, jangan pernah sepenuhnya untuk berhenti melakukan hubungan suami istri, karena hubungan yang di lakukan ketika menjelang persalinan akan sangat memberikan manfaat yang besar.

Related Posts

Share This