Lemak Menumpuk di Perut, Ini Dia Efek Negatifnya!

Ketika otot sangat jarang di gunakan, salah satunya yaitu dengan cara yang sangat aktif dalam bergerak, maka dari itu kelebihan energi bisa tersimpan menjadi lemak yang terus menumpuk dalam tubuh, salah satunya di bagian rongga perut atau visceral. Nah, ketika lemak semakin menumpuk di dalam perut, maka akan berdampak buruk terhadap kesehatan.

Bahkan hal tersebut juga disampaikan langsung oleh Dr dr Aris Wibudi, SpPD, KEMD, CHT, ABAARM dipl. Karena pasalnya, lemak yang menumpuk di dalam bagian rongga perut mampu menghasilkan sejumlah zat yang akan sangat merusak kesehatan tubuh. Dan sejumlah zat yang merusak disini bisa menjadi penyebab terjadinya peradangan yang terjadi di seluruh tubuh, jelas dr Aris.

“Terutama TNF Alpha (Tumor Nekrosis Factor Alpha). Peradangan akibat lemak perut berlebih yakni peradangan kronik derajat rendah yang akibatnya antara lain asam urat tinggi, trigliserida di atas 100, serta kadar kolesterol HDL di bawah 35,” ungkap dr Aris yang dikutip dari health.detik.com.

Bukan hanya itu, bahkan ia juga menambahkan, semakin banyaknya lemak vixceral yang menumpuk, maka semakin besar pula kandungan zat TNF alpha yang nantinya akan dikeluarkan oleh tubuh.

Kandungan TNF Alpha ini akan bekerja di seluruh anggota tubuh, dan diantaranya ada di bagian otot. Sehingga, ketika TNF Alpha tersebut akan menempel di bagian otot, maka fungsi dari insulin juga akan terganggu. Dan insulin inilah yang nantinya harus mampu bekerja di bagian otot, dengan begitu, untuk menyerap serta memproses gula, dikarenakan adanya kandungan TNF Alpha tersebut maka tugas berat itu tidak akan terlaksana dengan baik.

Maka dari itu, dr Aris sangat menganjurkan kepada setiap orang, guna memiliki komposisi otot juga lemak yang seimbang. Lantas, bagaimana untuk melihat keseimbangan tersebut? “Lemak perut sekecil mungkin dan massa otot sebagus mungkin,” ujar dr Aris.

Dr Aris juga mengatakan, bahwa untuk bisa membentuk suatu massa otot, bisa dilakukan dengan cara terbiasa untuk berolahraga dengan rutin, san Anda bisa melakukan aktifitas ini setidaknya 5 kali dalam satu minggu dengan durasi minimal 30 sampai 45 menit.

Bukan hanya itu, Anda juga harus berusaha agar denyut nadi Anda per menitnya bisa tetap bertahan dengan menggunakan rumus, yaitu 220 dikurang umur Anda saat ini, dan setelah itu dikalikan dengan 0,65 sampai 0,7.

“Tapi patut ditekankan bahwa olahraga yang tidak tepat dan tidak terlatih bisa merusak tubuh dan bahkan berakibat fatal. Untuk memulai agar terbiasa berolahraga, pelan-pelan saja dulu karena semuanya itu butuh proses dan nggak ada yang instan,” jelas dr Aris menerangkan.

Dalam kesempatan yang tidak berbeda, herbalis Anthony Kiro juga menyebutkan, bahwa proses untuk melangsingkan bagian tubuh, bisa menggunakan tanaman alami yang memang kerap kali di gunakan, yaitu tanaman Jati Belanda atau Guazuma Ulmifolia Lamk.

“Tanaman ini dikenal sebagai alat pelangsing tubuh karena memang bisa  menurunkan kadar lemak dalam tubuh dan mampu melindungi tubuh dari bakteri,” ujar Anthony.

Related Posts

Share This

Turun 30 Kg Dalam 2 Bulan

Jus Pelangsing Alami, Dipake Oleh Banyak Artis Nasional. Kunjungi kami di Instagram: @bundakim7 PIN BB :D2335D03 SMS / WA: 0813 2154 8517