Laparoskopi Menjadi Solusi Hamil Di Luar Kandungan

Umumnya, dokter akan mengambil tindakan untuk operasi caesar jika terjadi hamil di luar kandungan atau di luar rahim. Namun untuk saat ini, jika sel pembuluh yang ada pada kehamilan ektopik tersebut belum pecah, atau bahkan belum ada pendarahan yang serius, maka soulsinya yaitu bisa dilakukan dengan cara laparoskopi.

Cara laparoskopi pada hamil luar kandungan yaitu dengan cara memasukkan jarum dengan ukuran yang cukup besar yang kemudian ditusukkan melalui kulit perut yang dipandu dengan alat-alat USG.

Operasi yang dilakukan dengan cara ini, nantinya keadaan saluran telur yang robek harus disingkirkan dengan baik. Jika keadaan ini diketahui lebih dini sebelum saluran tersbeut robek, maka keadaan janin bisa dikeluarkan, dan saluran telur bisa diperbaiki kembali.

Nah, jika kehamilan diluar kandungan ini masih kecil, dengan ukuran di bawah 3 cm, maka cara untuk mengatasinya bisa menggunakan obat-obatan sitostatika. Namun jika ukurannya sudah semakin besar, bukan hanya obat-obatan yang dibutuhkan, namun dokter juga perlu melakukan laparoskopi.

Jika dilihat berdasarkan penyebabnya, maka kehamilan di luar kandungan atau disebut juga dengan kehamilan ektopik, dibagi menjadi 3, yaitu sebagai berikut:

  1. Adanya gangguan terhadap transport hasil pembuahan. Gangguan kehamilan ini bisa disebabkan oleh adanya gangguan radang panggul, bahkan bisa disebabkan oleh alat kontrasepsi yang ada did alam rahim, penyempitan tuba dan masih banyak lagi penyebabnya.
  2. Hamil di luar kandungan juga bisa di sebabkan oleh adanya kelainan hormonal yang terjadi pada wanita.
  3. Ada juga penyebab lainnya yang sampai saat ini masih diperdebatkan oleh para ahli. Yaitu karena endometriosis, yaitu adanya penyimpangan pembentuk jaringan rahim, adanya cacat bawaan, kualitas seperma yang buruk, dan masih banyak lagi penyebabnya.

Ada pertanyaan yangdiajukan oleh wanita yang pernah mengalami kehamilan di luar kandungan, yaitu apakah setelah mengalami kehamilan diluar kandungan masih bisa mendapatkan kehamilan yang normal?

Nah, Anda tidak perlu merasa khawatir, karena kemungkinan untuk hamil setelah mengalami kehamilan di luar kandungan masih tetap ada, namun kemungkinannya menurun sampai 60%. Tapi jika ada satu saluran yang terpaksa harus diambil, maka kesempatan untuk kembali hamil hanya sekitar 40% saja.

Dan jika Anda pernah mengalami hal seperti ini, maka umumnya Anda akan memiliki kecenderungan dalam mengalami kembali kehamilan di luar kandungan. Oleh karena itu, jika Anda pernah mengalami kehamilan di luar kandungan dan Anda ingin kembali mendapatkan kehamilan yang normal, maka Anda harus memeriksakan terlebih dahulu keadaan Anda kepada dokter sebelum Anda memulai program kehamilan. Hal ini bertujuan agar tubuh Anda bisa diap untuk kembali menerima kehamilan.

Nah, itulah ulasan mengenai kehamilan di luar kandungan yang banyak dialami oleh kaum wanita. Semoga informasi ini bermanfaat untuk Anda semua.

Related Posts

Share This