Langkah Tepat Memilih Makanan Sehat Untuk Anak

Selain mengasuh dan mendidik, tugas Anda sebagai seorang ibu adalah memberikan asupan nutrisi untuk menunjang tumbuh kembang anak. Anda dituntut untuk lebih berhati-hati dan selektif dalam memilih jenis makanan sehingga bisa mencegah asupan makanan yang mengandung bahan kimia dan pengawet. Poin penting dalam hal ini yaitu memberikan sajian makanan sehat untuk anak.

Memilih, mengolah dan menyeimbangkan jenis nutrisi dari setiap jenis makanan yang Anda sajikan sangat penting untuk dilakukan. Seperti yang kita ketahui bahwa jenis protein nabati dan hewani berguna untuk memberikan energi bagi anak, namun meskipun demikian tetap saja harus Anda seimbangkan dengan asupan sayuran untuk melengkapi kebutuhan gizi tersebut.

Pada saat ini banyak produsen makanan yang nakal dengan mencampurkan bahan pewarna buatan dan pengawet. Nah, untuk menghindari bahaya dari zat-zat tersebut sebaiknya Anda lebih mengedepankan penggunaan bahan organik. Pada dasarnya pemilihan makanan jangan hanya mengedepankan harga dan merek, akan tetapi yang paling penting adalah faktor keamanan dan kualitas gizi yang baik.

Tidak ada salahnya jika Anda memilih jenis makanan yang tinggi kandungan serat dan air sehingga bisa membantu menjaga kesehatan pencernaan anak dan mencegah racun berbahaya merusak organ dalam tubuh. Dalam memilih makanan sehat tentunya harus dilakukan dengan lebih teliti dan berhati-hati. Jangan tergiur dengan harga yang murah dan tampilan menarik.

Hindari jenis makanan yangmemngandung MSG berlebih, gula tambahan, pewarna buatan dan bahan kimia lainnya yang bisa membahayakan kesehatan. Anda sebagai orangtua yang bertanggung jawab atas kesehatan anak sebaiknya bisa bersikap bijak untuk memilih dan mengolah makanan secara tepat.

Mengolah jenis makanan dari jenis karbohidrat sebaiknya lebih bervariasi sehingga si kecil tidak mudah bosan. Contohnya dalam mengolah sumber karbohidrat tidak ada salahnya jika Anda sesekali menggunakan beras merah, ubi atau jagung. Bahan makanan tersebut bisa diolah menjadi  nasi tim, puree ubi ataupun jagung rebus.

Dalam pengolahan jenis protein contohnya telur, sebaiknya jangan terlalu lama memasaknya. Jika merebus telur efektifnya 7 – 8 menit saja sehingga kandungan vitamin dan protein pada telur tidak rusak. Lalu dalam mengolah ayam, buanglah bagian kulit dan lemaknya untuk menjaga kesehatan anak dan menghindarkan dari resiko obesitas.

Selanjutnya dalam proses pengolahan sayur dan buah sebaiknya hindari memasak terlalu lama. Hal ini karena sayur yang dimasak (direbus) terlalu lama bisa mengakibatkan kerusakan pada vitamin dan mineral yang terkandung di dalamnya. Bahkan kemungkinan kandungan nutrisinya bisa hilang sehingga si kecil hanya mengkonsumsi ampasnya saja.

Untuk buah sebaiknya langsung dimakan atau diolah menjadi jus buah segar. Bahkan sayur dan buah bisa dikombinasikan menjadi jus yang kaya akan nutrisi. Contohnya jus tomat, wortel dan lain sebagainya. Bahkan buah dan sayur bisa dijadikan salad yang menyegarkan dan kaya nutrisi.

Related Posts

Share This

Turun 30 Kg Dalam 2 Bulan

Jus Pelangsing Alami, Dipake Oleh Banyak Artis Nasional. Kunjungi kami di Instagram: @bundakim7 PIN BB :D2335D03 SMS / WA: 0813 2154 8517