Kiat Untuk Meredakan Nyeri Payudara Pasca Melahirkan

Nyeri payudara merupakan salah satu keluhan yang kerap kali dialami oleh kebanyakan wanita pasca melahirkan. Biasanya nyeri payudara dirasakan pada hari ketiga atau keempat setelah menjalani proses melahirkan. Payudara akan terasa lebih kencang dan bengkak. Mengapa bisa demikian? Pembengkakan pada payudara menjadi pertanda bahwa ASI sudah mulai diproduksi dalam jumlah yang banyak. Kondisi ini terkadang membuat ibu hamil menghindari menyusui bayi dengan alasan rasa sakit.

Bagi Anda yang merasakan nyeri payudara akibat produksi ASI yang mulai banyak maka sebaiknya jangan menghentikan proses menyusui. Justru jika tindakan tersebut dilakukan akan memperparah rasa sakit pada payudara. Air susu akan semakin menumpuk dan menyebabkan areola semakin menonjol. Bahkan jika terus dibiarkan bisa menyebabkan refleks oksitosin tidak lagi berfungsi dengan baik.

Nah, daripada Anda menghentikan proses menyusui, alangkah lebih baiknya untuk mencari solusi dalam meredakan rasa nyeri tersebut. Sebab apabila proses menyusui dihentikan justru akan menyebabkan bayi kekurangan nutrisi dan bisa juga mempengaruhi produksi ASI untuk waktu yang akan datang.

Adapun Kiat Untuk Mengatasi Nyeri Payudara Yaitu Sebagai Berikut

  1. Cara pertama yang bisa Anda lakukan untuk meredakan rasa nyeri akibat penumpukan air susu yaitu dengan memerah ASI tersebut dan menyimpannya di botol khusus. ASI yang dikeluarkan bisa diberikan pada bayi kapan saja ketika lapar. Simpan lemari pendingin dengan botol tertutup rapat.
  2. Berendam dan mendi dengan menggunakan air hangat juga bisa Anda lakukan sebagai upaya meredakan rasa nyeri pada payudara.
  3. Lakukan proses menyusui secara rutin dan teratur dengan posisi yang nyaman. Proses menyusui akan membuat penumpukan air susu pada payudara semakin berkurang sehingga secara perlahan meredakan rasa nyaeri yang Anda rasakan.

Keluhan lain yang biasanya dirasakan setelah melahirkan yaitu puting payudara lecet. Faktor penyebabnya yaitu posisi menyusui yang salah. Puting lecet sebaiknya segera diatasi sebelum akhirnya menyebabkan iritasi. Berkonsultasilah dengan dokter untuk mendapatkan solusi yang tepat dalam mengatasi puting lecet. Jika tidak memungkinkan untuk menyusui bayi maka Anda bisa memberikan ASI perah yang dimasukan ke dalam botol.

Pada awal menyusui juga rentan terjadi radang payudara atau yang disebut dengan mastitis. Peradangan tersebut rentan menyebabkan infeksi apabila tidak dilakukan tindakan yang tepat. Biasanya peradangan payudara terjadi pada minggu-minggu awal menyusui. Terkadang mastitis bisa menyebabkan saluran ASI tersumbat. Untuk mengatasinya lakukan pemijatan lembut dan kompres menggunakan air hangat.

Untuk melancarkan proses menyusui, perbanyaklah konsumsi air putih dan asupan makanan yang bergizi. Disamping itu sempatkanlah waktu untuk berolahraga setiap harinya guna memperlancar aliran darah dan menjaga kebugaran tubuh selama Anda menjalani proses menyusui. Semoga bermanfaat!

Related Posts

Share This