Kiat Untuk Mendidik Anak Yang Memiliki Pengasuh

Mendidik anak merupakan salah satu hal yang wajib untuk dilakukan oleh semua orangtua. Mendidik tidak hanya melulu berkaitan dengan pendidikan di sekolah. Namun mendidik anak harus dimulai dari lingkungan keluarga. Pendidikan orangtua terhadap anak adalah pondasi awal bagi anak untuk mengenal pendidikan di luar rumah. Jika orangtua memberikan metode pendidikan yang baik, maka hal ini akan berdampak positif untuk perkembangan anak.

Pada era modern seperti saat ini nampaknya banyak orangtua yang hampir tidak memiliki waktu untuk memperhatikan perkembangan anaknya. Kesibukan di luar rumah seringkali menyebabkan banyak orangtua yang membebankan semua tanggung jawab untuk merawat anak kepada pengasuh. Kondisi ini bukan hal yang asing lagi, pada saat ini pengasuh anak sudah menjadi hal yang lumrah. Bahkan banyak anak yang lebih dekat dengan pengasuhnya jika dibandingkan dengan orangtuanya sendiri.

Fenomena pengasuh yang menggantikan peran orangtua untuk merawat anak sebaiknya jangan dijadikan kebudayaan sebab anak membutuhkan pendidikan langsung dari orangtua. Sehebat apapun pengasuh dalam merawat anak tetap saja mereka tidak bisa menggantikan peran orangtua dalam hal mendidik. Dalam hal ini orangtua tetap saja yang harus bertanggung jawab untuk memberikan pengajaran, terutama yang berkaitan dengan tatakrama. Selain itu, orangtua juga harus mengajarkan anak tentang cara menghargai dan menghormati pengasuhnya.

Berikut Ini Kiat Untuk Mendidik Anak yang Terbiasa Dengan Pengasuh

Mulailah Dengan Hal-hal yang Sederhana

Langkah pertama yaitu mulailah untuk mengarahkan anak dengan hal-hal yang sederhana. Contohnya ajarkan pada anak untuk berterima kasih dan belajar meminta maaf. Selain itu ajarkan juga untuk berkata lembut dan sopan jika meminta tolong. Mungkin hal ini terlihat sangat sepele, namun sangat penting guna menunjang tumbuh kembang anak pada masa yang akan datang, terutama untuk kehidupan social anak.

Ajarkan Supaya Anak Menghargai Pengasuhnya

Jangan sampai anak-anak bertindak semena-mena terhadap pengasuhnya. Berikan nasihat untuk anak supaya menghargai sesama termasuk pengasuh. Berikan contoh yang baik pada anak dengan sikap Anda dalam memperlakukan pengasuh. Anak-anak lebih mudah untuk meniru daripada mendengarkan nasihat.

Reward and Punishment

Jika anak melakukan hal-hal yang diharapkan dan tidak diharapkan maka sebaiknya tanggapi dengan layak dan sesuai perbuatannya. Salah satu contohnya jika anak melakukan hal-hal yang sebenarnya Anda larang namun dibiarkan oleh pengasuhnya. Berikan penghargaan untuk setiap hal baik yang dilakukan anak dan nasihat yang bijak untuk setiap pelanggaran anak. Jangan memarahinya karena bisa berdampak buruk untuk psikologisnya.

Luangkan Waktu Dengan Anak

Meskipun Anda super sibuk dan anak sudah dirawat oleh pengasuh, namun jangan lupa untuk tetap meluangkan waktu dengan anak setiap harinya. Bagaimanapun anak membutuhkan kasih sayang, pelukan dan perhatian Anda. Pengasuh bukanlah pengganti, pengasuh hanyalah pendamping anak di saat Anda sibuk di luar rumah. Pengasuh juga bukan orangtua anak, tanggung jawab orangtua tetap Anda. Oleh karena itu selalu sempatkan waktu untuk berkumpul, bermain dan bercengkrama dengan anak. Hal ini penting untuk menunjang tumbuh kembang anak secara fisik dan mental.

Jangan pernah membiarkan anak merasa sendiri, merasa jauh dengan orangtua, apalagi merasa canggung dan lebih akrab dengan pembantu. Hal ini tentuny sangat tidak baik untuk perkembangan psikologis anak untuk masa yang akan datang. Jangan biarkan anak-anak tumbuh menjadi liar di luar rumah akibat merasa tidak mendapatkan perhatian. Semoga bermanfaat!

Related Posts

Share This