Kesehatan Ibu Hamil: Benarkah Polusi Mempengaruhi Kecerdasan Mental?

Polusi udara nampaknya sudah menjadi permasalahan yang tidak asing lagi. Terlebih lagi bagi Anda yang tinggal di kawasan perkotaan, mungkin polusi udara yang berasal dari pabrik atau kendaraan bermotor sudah menjadi hal yang biasa. Lalu bagaimana dampak polusi udara jika terus menerus terhirup bagi kesehatan ibu hamil?

Dari hasil riset menemukan bahwa polusi udara mengandung karbon monoksida sehingga jika terhirup oleh ibu hamil akan mempengaruhi tingkat kecerdasan seorang anak mulai dari dalam kandungan. Karbon monoksida yang masuk kedalam tubuh akan mengganggu/mencemari darah yang membawa makanan dan oksigen ke seluruh tubuh.

Bagi Anda yang sedang hamil, karbon monoksida akan mengganggu janin melalui plasenta sehingga kadar oksigen yang diterima janin akan berkurang. Nah, kondisi tersebut yang menjadi penyebab bayi mengalami gangguan kecerdasan mental (retardasi). Oleh karena itu, ibu hamil sebaiknya menghindari polusi udara supaya tidak mengganggu kesehatan dan tumbuh kembang janin selama di dalam kandungan.

Untuk Mencegah Gangguan Terhadap Janin Maka Anda Perlu Melakukan Tindakan Pencegahan Yaitu Sebagai Berikut:

  1. Pastikan peralatan rumah tangga seperti kompor gas tidak mengalami kebocoran yang beresiko terhirupnya karbon monoksida.
  2. Apabila menggunakan tungku di dalam rumah, pastikan tidak ada kebocoran karbon monoksida yang bisa membahayakan.
  3. Periksa juga sistem pembuangan pada kendaraan pribadi Anda dan pastikan tidak ada kebocoran. Hindari menyalakan mobil didalam garasi yang tertutup.
  4. Hindari berolahraga di area yang dilalui banyak kendaraan. Pilihlah tempat jogging yang terbebas dari padatnya lalu lintas.
  5. Jauhi lingkungan perokok untuk menghindari zat berbahaya dari rokok bagi perkemmbangan janin.
  6. Pastikan lingkungan tempat tinggal Anda jauh dari pabrik dan jalan raya.

Nah, selain menghindari polusi udara, Anda juga harus menghindari polusi air selama menjalani masa kehamilan. Menurut riset menemukan kbahwa ternyata polusi air bisa menyebabkan anak memiliki sifat autism. Terlebih lagi jika air yang tercemar mengandung partikel merkuri, timbale dan zat kimia berbahaya lainnya.

Untuk mencegah gangguan akibat polusi terhadap janin, maka perbanyaklah asupan makanan yang bergizi sebagai upaya dalam meningkatkan kekebalan tubuh. Perbanyak konsumsi sayur-sayuran dan buah-buahan yang tinggi akan kandungan vitamin. Disamping itu lakukan aktivitas olahraga rutin minimal 3 kali dalam seminggu.

Pada masa kehamilan memang sangat penting untuk menjaga kesehatan dan pola hidup sehat guna menunjang tumbuh kembang janin. Untuk meningkatkan kecerdasan bayi dalam kandungan, konsumsilah makanan yang mengandung asam lemak omega-3 seperti ikan tuna dan salmon. Pola hidup yang sehat akan menjauhkan Anda dari resiko melahirkan bayi dengan kelainan. Bahkan jika kondisi tubuh selama hamil dalam keadaan sehat maka hal ini akan membantu proses persalinan normal.

Related Posts

Share This