Kenapa BAB Warna Hijau Pada Si Kecil?

Banyak diantaranya bunda yang merasa khawatir ketika terjadinya BAB warna hijau pada si kecil. Namun sebaiknya bunda tidak terlalu mengkhawatirkan keadaan ini, karena BAB warna hijau yang terjadi padan si kecil merupakan satu fase yang normal yang sering di alami oleh bayi.

pup bayi hijau

Pada bayi, perubahan warna fases atau kotoran atau tinja yang berubah menjadi warna hijau masih bisa di katakana sebagai suatu perubahan yang normal, selama hal tersebut tidak di sertai dengan keluhan lainnya yang di alami oleh si kecil seperti menurunnya nafsu makan, muncul darah pada pup bayi hijau, berat bayi menjadi menurun, dan beberapa hal lainnya. Bukan hanya itu, fases bayi pada umumnya memang tidak memiliki bentuk, keadaan ini bisa berbentuk pasta, berbiji, bahkan bisa juga seperti mencret. Frekuensi buang air besar pada si kecil biasanya bervariasi, bisa 4-10 kali dalam sehari atau bahkan sebaliknya yaitu satu kali dalam 3-7 hari.

Fases atau BAB bayi hijau ini bisa saja terjadi dikarenakan si kecil hanya mengkonsumsi sejumlah makanan yang memiliki kandungan rendah lemak. Karena biasanya lemak akan di peroleh bayi dari ASI yang mereka kondumsi dari bunda. Akan tetapi, hal ini bukan berarti semua ASI yang diberikan kepada si kecil pasti memiliki tingkat lemak yang tinggi. Di dalam payudara bunda, ibu memiliki ASI depan juga ASI belakang.

Ketika si kecil di susui, maka ia akan selalu menghisap ASI dengan terlebih dahulu sebelum ia menghisap ASI bagian belakang. Karena ASI depan memiliki banyak kandungan gula serta laktosa, akan tetapi sangat rendah akan lemak. Sementara itu, ASI belakang memiliki kandungan lemak dalam jumlah yang banyak. Untuk bayi yang hanya diberi ASI eksklusif, biasanya fases yang keluar akan dominan memiliki warna kuning, dan warna tersebut ada dalam keadaa normal. Warna kuning yang terdapat di dalam fases ini berasal dari proses pencernaan lemak yang memang di bantu oleh cairan empeduyang ada di dalam tubuh bayi.

Untuk bayi yang memang sudah mengenal makanan pendamping ASI, maka akan terjadi suatu perubahan yang terjadi pada proses pencernaan, dan akhirnya hal ini menyebabkan fases yang keluar berwarna hijau. Bahkan kerap menyebabkan terbentuknya suatu gas yang jumlahnya terlalu banyak sehingga bayi sering mengalami buang gas atau kentut serta merasakan ketidak nyamanan.

Disarankan kepada seluruh bunda agar bunda mengunjungi dokter untuk mengkonsultasikan persoalan ini. Sehingga si kecil dapat di periksan secara langsung oleh ahlinya.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan kali ini, semoga postingan kami kali ini bisa sangat membantu bunda semua.

Related Posts

Share This