Kenali Gangguan Tidur Pada Anak dan Cara Mengatasinya

Menginjak usia balita, biasanya si kecil mulai memiliki pola tidur yang lebih baik dan teratur. Waktu tidur malam si kecil akan menjadi lebih panjang dan jarang terbangun. Akan tetapi meskipun begitu, sebagian anak balita ada yang mengalami gangguan tidur akibat beberapa faktor penyebab. Gangguan tidur pada anak balita memang menjadi suatu permasalahan yang harus diatasi dengan baik karena hal ini bisa berpengaruh terhadap tumbuh kembangnya.

Gangguan tidur pada anak balita memang bukan sebuah permasalahan baru. Hal ini sudah sangat sering terjadi. Tetapi hanya sedikit orangtua yang menyadari dan mengetahui cara untuk mengatasinya. Kebanyakan menganggapnya sebagai hal yang wajar padahal sebenarnya kondisi tersebut bisa sangat berpengaruh terhadap kesehatan dan juga perkembangan anak.

Berikut Ini Beberapa Gangguan Tidur Pada Anak Balita yang Harus Diketahui
  1. Menolak Untuk Tidur Siang

Pada usia 2 tahun keatas biasanya si kecil mulai menolak untuk diajak tidur siang. Hal seperti ini memang menjadi salah satu tanda bahwa si ekcil sudah mendapatkan waktu istirahat yang cukup pada malam hari sehingga sudah siap untuk mengurangi jam tidur. Jika si kecil menolak tidur siang maka sebaiknya Anda jangan memaksa supaya tidur. Biarkan dia tetap terjaga pada siang hari, namun pastikan bahwa si ekcil sudah mendapatkan waktu istirahat yang cukup pada malam hari. Selain itu, kenali juga tanda-tanda jika si kecil membutuhkan waktu istirahat di siang hari.

  1. Berkeringat

Ada sebagian anak yang seringkali mengeluarkan banyak keringat saat sedang tidur malam dalam kondisi nyenyak. Kondisi ini mungkin menjadi salah satu gangguan tidur untuk si kecil namun tidak perlu dikhawatirkan sebab munculnya keringat merupakan salah satu bentuk proses tubuh dalam memulihkan diri. Yang perlu Anda lakukan yaitu dengan mengatur suhu ruangan supaya si kecil tetap dalam keadaaan nyaman. Hal yang perlu diwaspadai adalah jika si kecil tidur ngorok dan seperti berhenti bernafas yang disertai keringat yang berlebihan. Berkonsultasilah dengan dokter.

  1. Terbangun Tengah Malam

Terkadang pada usia balita si kecil masih memiliki kebiasaan untuk terbangun tengah malam. Hal ini tergolong wajar apalagi baru mengenal beberapa hal baru. Namun meskipun begitu kondisi seperti ini jangan dibiasakan sebab berbahaya untuk kesehatan tumbuh kembangnya. Pastikan si kecil tidur dengan keadaan yang nyaman sehingga kemungkinan terbangun pada malam hari tidak akan terjadi.

  1. Menangis Jika Diletakkan di Tempat Tidur

Tantangan bagi Anda para orangtua kadang akan menghadapi situasi dimana si kecil menjadi rewel dan menangis terus manerus saat diletakkan di tempat tidur. Kondisi seperti ini merupakan hal wajar sebab sang bayi memiliki kecemasan tersendiri jika terpisah dengan ibunya. Solusinya yaitu dengan menemani si kecil hingga tertidur pulas. Lakukan secara bertahap sebagai proses adaptasi terhadap pola tidurnya.

Gangguan tidur memang bisa terjadi pada anak di segala usia. Banyak faktor yang bisa menyebabkan hal tersebut. Selain beberapa poin diatas, ada beberapa penyebab lainnya seperti kondisi perut si kecil yang lapar, kondisi lingkungan yang tidak nyaman, gangguan kesehatan dan kebersihan popok yang tidak terjaga. Oleh karena itu diharapkan bagi para orangtua supaya peka terhadap kondisi si kecil sehingga bisa mencegah segala bentuk penyebab gangguan tidurnya. Tidur yang berkualitas sangat bermanfaat terhadap kesehatan dan juga tumbuh kembang si kecil. Jangan abaikan pola tidur anak-anak dalam masa pertumbuhan. Semoga bermanfaat!

Related Posts

Share This