Kenali Gangguan Hormon Pada Wanita Penyebab Sulit Hamil

Sulitnya mendapatkan keturunan setelah sekian lama menikah bisa disebabkan oleh banyak faktor. Dalam hal ini erat kaitannya dengan tingkat kesuburan pria maupun wanita. Terkadang permasalahan infertilitas menjadi salah satu penyebab keretakan rumah tangga. Suami istri biasanya saling menyalahkan satu sama lain tanpa mengetahui terlebih dahulu penyebabnya. Nah, yang akan penulis bahas pada artikel kali ini yaitu mengenai gangguan hormone pada wanita.

Gangguan keseimbangan hormone pada wanita atau yang disebut dengan istilah sindrom ovarium polikistik dihubungkan dengan produksi hormone androgen. Perlu Anda ketahui bahwa jenis hormone tersebut berfungsi bagi tumbuh kembang seorang pria. Jika terjadi produksi yang berlebihan pada wanita maka kemungkinan akan mempengaruhi hormone kesuburan sehingga sulit untuk hamil.

Sindrom ovarium polikistik atau PCOS sebenarnya sudah nampak ketika mbelum menikah yaitu ditandai dengan siklus mentruasi yang terganggu. Bahkan sebagian wanita mengalami pendarahan diluar jadwal menstruasi. Pada dasarnya sindrom ini menyebabkan satu indung telur memiliki lebih dari 12 folikel. Namun kondisi tersebut berbeda dengan kista sebab kista pada bagian indung telur terdapat ruang yang berisi cairan.

PCOS berawal dari proses menstruasi yang terganggu. Folikel yang telah matang akan pecah dan membentuk sel telur. Nah, pada beberapa kasus folikel yang mengalami perkembangan tersebut akan terlambat dan meningkatkan hormone estrogen. Penumpukan estrogen akan menyebabkan penebalan pada rongga rahim dan mempengaruhi siklus menstruasi. Adanya gangguan pada siklus datang bulan bisa berpotensi menyebabkan pendarahan.

Meskipun demikian, tidak semua folikel yang gagal akan menyebabkan sindrom PCOS. Dalam hal ini yang perlu Anda lakukan adalah menjaga kesehatan dan gaya hidup. Bagaimanapun siklus menstruasi bisa dipengaruhi oleh gaya hidup dan kebiasaan sehari-hari. Disamping itu, jika sekiranya merasa siklus menstruasi tidak normal sebaiknya segera lakukan pemeriksaan ke dokter.

Sindrom PCOS terkadang baru disadari oleh wanita yang berusia 20-an dan sudah menikah yaitu mengalami gangguan sulit untuk hamil. Selain gangguan menstruasi, sindrom PCOS ini ljuga ditandai dengan kerontokan rambut dan kelebihan berat badan. Sindrom ini sering dikaitkan dengan peningkatan tekanan darah  dan diabetes.

Walaupun sindrom ini belum secara pasti ditemukan penyebabnya, namun yang erat kaitannya yaitu dengan produksi hormone insulin sehingga memicu hormone androgen pada wanita. Maka dari itu pentingnya menjaga pola hidup sehat harus dilakukan sejak dini supaya terhindar dari sindrom polikistik yang menjadi penyebab susah mendapatkan keturunan.

Adapun Cara Pencegahan Sindrom PCOS Yaitu Sebagai Berikut
  • Menurunkan Berat Badan

Berat badan berlebih memang dikaitkan dengan sindrom PCOS. Perlu Anda ketahui bahwa obesitas bisa mengganggu keseimbangan hormone di dalam tubuh termasuk kesuburan.

  • Terapi Diabetes

Langkah selanjutnya yaitu terapi diabetes sebagai upaya untuk menekan produksi insulin yang akan mengakibatkan gangguan pada folikel sel telur.

  • Terapi Obat

Cara lain yang digunakan untuk mengatasi masalah kesuburan tersebut yaitu dengan terapi pemberian obat. Dalam hal ini obat yang digunakan merupakan obat penyubur untuk mengembalikan keseimbangan hormone.

Related Posts

Share This