Kenali Ciri-ciri dan Gejala Kista Ovarium

Kista merupakan tumor jinak berbentuk kantung tidak normal yang berisi cairan. Kista pada wanita yang sering terjadi yaitu kista ovarium. Ada dua kategori kista ovarium yaitu kista fungsional dan kista abnormal. Kista fungsional merupakan bagian dari siklus menstruasi dan akan hilang dengan sendirinya  serta tidak berbahaya. Sedangkan kista abnormal berupa pertumbuhan sel berbahaya yang bisa memicu terjadinya kanker ovarium.

Pada kebanyakan kasus kista ovarium tidak menunjukan gejala yang signifikan sehingga banyak wanita yang tidak menyadari akan hal tersebut. Biasanya gejala yang paling umum terjadi yaitu sakit ketika berhubungan intim, rasa sakit pada kandung kemih dan gangguan pada waktu haid. Kista ovarium yang bersifat ganas bisa menjalar dan mengakibatkan kanker pada ovarium.

Sebelum mengetahui gejala kista ovarium, berikut ini ada beberapa jenis kista ovarium yang harus Anda ketahui:

  • Kista hemoragik

Kista jenis ini merupakan kista fungsional akibat dari adanya pendarahan pada kista. Gejala yang ditimbulkan oleh kista hemoragik yaitu sakit pada bagian perut.

  • Kista folikuler

Merupakan kista sederhana yang terbentuk akibat pecahnya folikel atau proses ovulasi. Kista jenis ini terbentuk pada masa ovulasi dan menunjukan gejala rasa nyeri yang luar bioasa pada ovarium. Pada kasus lain, kista ini akan menimbulkan rasa sakit pada waktu menstruasi. Kista folikuler akan hilang dengan sendirinya.

  • Kista dermoid

Kista dermoid merupakan tumor jinak yang biasa disebut dengan istilah teratoma kistis matang bisa mencapai ukuran berdiameter 15 cm.

  • Kista korpus luteum

Kista jenis ini merupakan kista fungsional yang terbentuk akibat dari pelepasan sel telur yang berubah menjadi korpus luteum. Biasanya korpus luteum akan hilang dengan sendirinya jika terjadi kehamilan. Namun jika tidak hilang maka sangat beresiko akan terisi cairan yang mengakibatkan kista pada ovarium.

Untuk mendeteksi tingkat keganasan kista ovarium harus dilakukan dengan pemeriksaan medis dan  tes USG. Namun, Anda juga bisa mengenali dan mewasapadai gejala kista ovarium sebagai berikut.

  1. Siklus menstruasi tidak teratur.
  2. Terasa sakit pada waktu berhubungan intim.
  3. Rasa nyeri yang berlebihan pada bagian ketiak menjelang haid.
  4. Nyeri pada bagian panggul dan terkadang menyebar ke bagian paha serta punggung bagian bawah.
  5. Perut terasa kembung dan penuh.
  6. Sering mual dan bahkan hampir muntah.
  7. Kandung kemih terasa seperti tertekan sehingga terkadang kesulitan buang air kecil.
  8. Payudara mengeras.
  9. Sulit buang air besar dan intensitas buang air kecil lebih sering.
  10. Adanya gangguan pada pencernaan.
  11. Pada kondisi yang lebih parah terjadi pendarahan.

Nah, itulah gejala kista ovarium secara umum yang harus Anda waspadai dan segera lakukan penanganan dengan cara memeriksakan diri ke dokter sebelum kondisinya semakin parah. Penanganan yang lebih awal akan membantu mengatasi kista tersebut dan mencegah terjadinya kanker ovarium.

Related Posts

Share This

Turun 30 Kg Dalam 2 Bulan

Jus Pelangsing Alami, Dipake Oleh Banyak Artis Nasional. Kunjungi kami di Instagram: @bundakim7 PIN BB :D2335D03 SMS / WA: 0813 2154 8517