Kebiasaan Meninggalkan Sendiri Akan Mempengaruhi Perkembangan Psikologi Anak

Perkembangan psikologi anak merupakan salah satu hal yang harus menjadi perhatian orangtua. Jika perkembangan psikis anak terganggu maka akan berdampak buruk terhadap tumbuh kembangnya. Gangguan terhadap perkembangan psikis seringkali dipicu oleh banyak hal yaitu salah satunya kebiasaan orangtua yang terlalu sibuk di luar rumah sehingga anak tidak mendapatkan perhatian yang cukup.

Orangtua yang super sibu dan banyak beraktivitas di luar rumah seringkali meninggalkan anak sendiri di rumah atau dititipkan pada pengasuh. Terkadang dalam melakukan hal tersebut tanpa melalui pertimbangan yang matang sehingga kebanyakan orangtua tidak menyadari dampak buruknya. Perlu Anda ketahui bahwa kebiasaan meninggalkan anak pada usia balita akan mempengaruhi kondisi psikologisnya.

Pada usia balita, sebenarnya anak belum memiliki kesiapan untuk ditinggalkan. Anak-anak cenderung membutuhkan kasih sayang seutuhnya. Jika Anda banyak meninggalkan anak maka hal ini akan membuat anak merasa tidak mendapatkan kasih sayang. Bahkan kemungkinan anak akan tumbuh menjadi seorang yang berkepribadian tertutup dan merasa kesepian.

Anda harus mempertimbangkan kesiapan mental anak sebelum meninggalkannya. Anak-anak pada usia balita cenderung masih sangat membutuhkan kedekatan dan perhatian setiap saat dari Anda sebagai orangtuanya. Meskipun dampaknya tidak parah namun hal ini bisa menyebabkan stres jangka panjang pada anak.

Anak usia balita membutuhkan kedekatan dengan orangtuanya sehingga ketika Anda sering meninggalkannya maka hal ini menjadi pemicu stres dalam jangka panjang pada anak. Terlebih lagi jika Anda dan suami sama-sama memiliki kesibukan maka hal ini akan meninggalkan ktrauma bagi anak. tanda awal yang ditunjukan oleh anak yaitu cenderung menjadi pendiam, kehilangan nafsu makan dan pemurung. Kondisi tersebut sebagai bentuk protes anak atas tindakan yang Anda lakukan.

Berikut Persiapan Yang Harus Anda Lakukan Sebelum Meninggalkan Anak

Untuk meminimalisir dampak dan pengaruh buruk buruk pada anak akibat sering ditinggalkan bekerja dalam waktu lama, maka sebaiknya lakukan beberapa persiapan berikut ini:

  1. Lakukan persiapan minimal 1 hingga 3 bulan sebelum memutuskan untuk meninggalkan anak dalam jangka waktu yang cukup lama.
  2. Lakukan pendekatan pada anak dan berikan pemahaman sehingga anak tidak akan merasa ditinggalkan begitu saja.
  3. Pilihlah pengganti atau pengasuh yang terpercaya sehingga bisa menjalin hubungan baik dengan Anda dan anak.
  4. Usahakabn supaya pengasuh tinggal dirumah Anda sehingga anak tidak memerlukan waktu untuk beradaptasi lagi dengan lingkungan baru.
  5. Lakukan semua persiapan secara matang dan perlahan sehingga hal ini akan dengan mudah dipahami atau diterima oleh anak Anda.

Untuk menunjang tumbuh kembang anak, sebaiknya Anda memberikan perhatian secara penuh dengan tidak meninggalkannya. Pembagian peran dalam keluarga sangat diperlukan. Sebaiknya kyang bekerja hanya suami saja dan istri fokus untuk mengurus anak. Dengan begitu tidak aka nada hal yang terbengkalai dan terabaikan. Semoga bermanfaat!

Related Posts

Share This

Turun 30 Kg Dalam 2 Bulan

Jus Pelangsing Alami, Dipake Oleh Banyak Artis Nasional. Kunjungi kami di Instagram: @bundakim7 PIN BB :D2335D03 SMS / WA: 0813 2154 8517