Jenis Penyakit Yang Biasa Menyerang Balita

Anak-anak usia dibawah lima tahun biasanya sangat rentan sekali terkena infeksi virus atau terserang penyakit. Hal ini dikarenakan pada usia tersebut sistem kekebalan anak masih belum sempurna. Pada dasarnya penyakit yang menyerang balita merupakan penyakit yang umum dalam masa pertumbuhan. Akan tetapi Anda sebagai orangtua harus sigap dan mempunyai pengetahuan dalam menghadapi berbagai macam hal yang bisa terjadi pada anak. Meskipun merupakan penyakit yang wajar menyerang anakĀ  tapi apabila penyakit tersebut tidak ditangani dengan benar maka akan berpengaruh pada proses pertumbuhan anak.

Jenis penyakit yang menyerang anak

Efek negatif dari penyakit yang menyerang anak akan berpengaruh pada pertumbuhannya. Maka Dari itu Anda harus cermat dalam mengetahui gejala serta melakukan penanganan yang benar untuk masalah tersebut.

Beberapa Jenis Penyakit Yang Biasa Menyerang Balita

  • Muntah

Muntah-muntah pada balita bisa diakibatkan oleh pemberian makanan yang terlalu berlebihan sehingga perut bayi tidak dapat menampung makanan. Selain itu, balita yang mengalami muntah bisa disebabkan oleh alergi terhadap suatu makanan tertentu. Gejala muntah yang terus menerus kemungkinan terjadi akibat adanya gangguan pada usus atau terjadi keracunan dari makanan yang dikonsumsi oleh anak. Menangani hal tersebut segera bawa anak anda ke dokter untuk mendapat penanganan yang benar. Anak yang terus menerus muntah sangat berbahaya bagi tubuhnya karena akan menyebabkan kekurangan cairan atau dehidrasi.

  • Demam dan Pilek

Balita sangat rentan terserang oleh infeksi virus dan bakteri yang dapat menyerang sistem kekebalan tubuhnya. Penyakit yang mudah menyerang anak-anak biasanya adalah demam dan pilek. Cuaca yang tidak menentu dan kebiasaan anak main di luar rumah sangat berpotensi anak terserang demam. Ketika anak terserang demam maka suhu tubuhnya akan naik dan mengalami gejala batuk disertai hidung berlendir dan tersumbat. Menangani hal tersebut, maka Anda bisa menurunkan panas tubuhnya dengan mengompresnya. Satu hal yang perlu di ingat bahwa jangan terburu-buru memberi obat pada anak tanpa pemeriksaan terlebih dahulu dengan dokter.

  • Cacar Air

Cacar air merupakan salah satu penyakit yang biasa menyerang anak-anak pada masa pertumbuhan. Cacar air disebabkan oleh suatu kelompok virus. Gejala cacar air ditandai dengan bintik merah yang kemudian berlanjut menjadi benjolan yang berisi air serta rasanya gatal. Selain itu, anak yang terkena cacar air akan disertai dengan demam. Untuk menangani penyakit tersebut maka segera bawa anak Anda ke dokter.

  • Diare

Tanda paling umum bahwa anak terserang diare adalah frekuensi buang air besar (BAB) anak yang sering dan tekstur feses anak encer. Diare pada anak biasanya disebabkan oleh virus atau bakteri yang terbawa melalui makanan atau bisa juga diakibatkan oleh adanya alergi pada makanan tertentu. Apabila diare terus menerus maka sangat berbahaya bagi anak karena akan menyebabkan anak kekurangan cairan atau dehidrasi. Hal yang bisa anda lakukan dalam menangani diare pada anak yaitu dengan memberinya obat diare berupa oralit. Selain itu, Anda harus memberinya minum yang cukup supaya tubuhnya tidak kekurangan cairan. Apabila diare tak kunjung sembuh maka sebaiknya Anda segera membawanya ke dokter.

  • Infeksi Telinga

Infeksi pada telinga anak umumnya terjadi pada telinga bagian tengah. Gejala dari penyakit ini yaitu anak menjadi demam dan merasa pusing serta adanya cairan bening yang keluar dari salah satu telinga. Supaya infeksi ini tidak semakin parah maka sebaiknya segera membawa anak Anda ke dokter untuk mendapat penanganan yang benar.

  • Penyakit Kulit dan Campak

Penyakit kulit yang umum menyerang anak-anak adalah dermatitis atopik. Penyakit ini akibat dari kulit anak yang masih sensitive sehingga sangat mudah terserang oleh infeksi virus. Gejala yang biasa dirasakan oleh anak adalah gatal-gatal dan kulitnya kemerahan. Selain itu, anak-anak juga sangat rentan terserang oleh penyakit campak. Penyakit ini biasanya diawali dengan demam kemuadian akan muncul bintik-bintik merah pada seluruh tubuh anak. Apabila gejala tersebut tidak sembuh setelah Anda memberikan pengobatan maka segera bawa ke dokter.

Related Posts

Share This