Ingat, Ini Jenis Makanan Sehat Yang Sebaiknya Tidak Diberikan Pada Bayi

Makanan sehat adalah salah satu yang wajib diberikan untuk si kecil guna melengkapi kebutuhan nutrisinya supaya tumbuh kembangya berjalan normal. Sebelumnya bayi yang baru lahir harus mendapatkan ASI secara ekslusif selama kurun waktu 6 bulan tanpa makanan lain. ASI sudah bisa melengkapi semua kebutuhan nutrisi si kecil.

Menginjak usia 6 bulan, si kecil sudah bisa diperkenalkan dengan makanan pendamping ASI (MPASI) secara bertahap sesuai dengan usianya. Untuk bulan pertama sebaiknya diberikan jenis makanan dengan tekstur yang lebih encer atau lembut. Perhatikan kandungan nutrisi dalam setiap makanan yang diberikan untuk si kecil.

Dalam tahap pemberian MPASI, ada beberapa jenis makanan yang dianjurkan dan ada juga yang tidak boleh diberikan untuk si kecil. Hal ini berkaitan dengan kesehatan dan kemampuan sistem cerna si kecil yang belum sepenuhnya bisa bekerja dengan sempurna. Apa saja jenis makanan yang sebaiknya tidak diberikan untuk si kecil? Berikut ini cermati!

  1. Madu

Seperti yang kita ketahui bahwa madu adalah salah satu jenis sumber makanan yang baik untuk kesehatan. Namun sebaiknya madu jangan diberikan untuk anak yang masih berusia dibawah 1 tahun. Mengapa demikian? Hal ini karena madu mengandung spora clostridium yang bisa menyebabkan bayi kejang dan hilang kesadaran. Bayi belum memiliki kemampuan untuk mengeluarkan spora tersebut sehingga kemungkinan besar bisa berkembang didalam tubuh.

  1. Makanan Tidak Matang

Jangan sesekali memberikan makanan setengah matang pada bayi seperti telur setengah matang atau daging. Hal ini karena dikhawatirkan terjadinya infeksi bakteri salmonella. Jika ingin memberikan telur maka pastikan bahwa makanan tersebut di masak secara matang sempurna. Selain itu, jika ingin memberikan daging untuk MPASI, masak hingga matang.

  1. Gula Padat

Gula padat seperti permen sebaiknya jangan diberikan pada bayi. Bayi dibawah usia 1 tahun belum memiliki kemampuan untuk mengunyah makanan sehingga berisiko tersedak atau bahkan kondisi lebih parahnya bisa menyumbat saluran nafas yang bisa berakibat fatal untuk si kecil.

  1. Susu UHT

Susu UHT tidak disarankan untuk bayi. Hal ini karena bayi belum memiliki usus yang kuat untuk mencerna makanan yang tinggi protei dan kalsium. Jika dipaksakan maka bayi akan mengalami diare dan juga masalah pada kesehatan ginjal. Berikan ASI atau susu formula yang khusus untuk bayi.

  1. Sayuran Tinggi Nitrat

Sayuran merupakan salah satu jenis makanan sehat untuk tubuh. Bahkan bayi juga membutuhkan sayuran untuk melengkapi kebutuhan nutrisi yang menunjang tumbuh kembangnya. Jenis sayuran tinggi nitrat yang sebaiknya tidak diberikan pada bayi yaitu lobak. Perlu Anda ketahui bahwa nitrat yang tinggi bisa mempengaruhi dan mengubah sel darah.

  1. Makanan Kaleng

Makanan kaleng seperti ikan kalengan, kornet dan lainnya sebaiknya jangan diberikan pada bayi sebab dikhawatirkan mengandung kadar garam tinggi. Garam tidak dilarang untuk bayi yang dalam tahap MPASI, hanya saja harus dibatasi. Jangan sampai memberatkan kinerja hati dan ginjal bayi yang belum sepenuhnya berfungsi seperti halnya pada orang dewasa.

Nah, demikian beberapa makanan sehat yang sebaiknya jangan diberikan pada bayi yang masih berusia dibawah satu tahun. Berikan MPASI berupa jenis makanan sehatyang direkomendasikan oleh ahli gizi. Jangan sembarangan memberikan makanan sebab bisa berakibat fatal terhadap kesehatan si kecil. Pemilihan makanan tepat dan sehat, akan membuat tumbuh kembang si kecil berjalan lancar tanpa adanya gangguan kesehatan.

Related Posts

Share This