Ibu Hamil Dilarang Memakai Sepatu Hak Tinggi

Kehamilan merupakan suatu anugerah dari Tuhan Yang Maha Esa bagi setiap pasangan suami isteri. Pada waktu hamil, seorang wanita di tuntut untuk menunjukan tanggung jawabnya dalam hal memelihara dan menjaga janin di dalam kandungan sampai melahirkan. Semua wanita hamil harus mengetahui mana yang boleh dilakukan dan mana yang dilarang selama menjalani masa kehamilan. Akan tetapi ada kalanya ibu hamil tidak mengetahui dengan pasti mengenai hal apa saja yang boleh dilakukan dan tidak boleh dilakukan. Oleh karena itu penting sekali bagi ibu hamil untuk mengetahui hal tersebut supaya perkembangan janin di dalam kandungan tidak terganggu.

Ibu Hamil Dilarang Memakai Sepatu Hak Tinggi

Salah satu larangan bagi seorang wanita pada waktu hamil yaitu memakai sandal atau sepatu yang memiliki hak tinggi. Sepatu hak tinggi merupakan salah satu fashion yang popular dikalangan wanita. Banyak wanita yang rela mengeluarkan uang yang cukup banyak untuk membeli sepatu tersebut. Akan tetapi pada waktu hamil, memakai sepatu dengan hak tinggi sangat tidak dianjurkan. Menurut para ahli, Memakai sepatu hak tinggi tidak saja dilarang bagi wanita hamil, akan tetapi wanita yang tidak hamil juga tidak dianjurkan untuk menggunakan sepatu atau sandal dengan hak tinggi karena bisa menyebabkan timbulnya berbagai macam gangguan kesehatan.

Inilah Alasan Mengapa Ibu Hamil Tidak Dianjurkan Menggunakan Sepatu Hak Tinggi

Menyebabkan sakit punggung. Penggunaan sepatu hak tinggi memang lazim dan sudah biasa dilakukan oleh seorang wanita. Namun, perlu diketahui bahwa penggunaan sepatu hak tinggi bisa menyebabkan sakit punggung pada ibu hamil. Mengapa terjadi demikian? Hal ini karena posisi kaki pada saat berdiri tidak sejajar atau tidak rata sehingga beban dari bobot tubuh akan terpusat di bagian depan kaki. Akibat kelebihan beban pada kaki maka akan mendorong bagian sumsum tulang belakang sehingga punggung akan terasa nyeri. Pada waktu hamil, seorang wanita membawa dua beban dan kaki harus menopang beban yang lebih berat dari biasanya sehingga mengakibatkan rasa sakit pada bagian punggung.

Menyebabkan kaki bengkak. Pada waktu memakai sepatu hak tinggi, beban tubuh akan menumpuk hanya di satu titik yaitu pada bagian depan kaki. Kondisi tersebut mengharuskan kaki untuk menopang beban tubuh yang semakin membesar sehingga menyebabkan pembengkakan pada kaki.

Menyebabkan varises. Memakai sepatu hak tinggi memang kurang baik untuk kesehatan, apalagi bagi wanita yang sedang hamil. Memakai sepatu hak tinggi pada waktu hamil bisa memicu masalah kesehatan seperti varises. Hal tersebut terjadi karena sepatu hak tinggi akan menyebabkan otot pada bagian paha dan betis menegang sehingga ibu hamil akan cepat merasa lelah.

Menyebabkan rasa sakit pada saraf sciatica. Ibu hamil sangat tidak dianjurkan untuk menggunakan sepatu hak tinggi karena bisa menyebabkan masalah kesehatan seperti rasa nyeri pada saraf sciatica. Gangguan tersebut biasanya lebih rentan dialami oleh ibu hamil yang memasuki tahap akhir kehamilan. Rasa sakit yang timbul biasanya pada bagian punggung bagian bawah sampai ke bagian kaki, betis, paha dan tumit.

Menyebabkan keseimbangan tubuh terganggu. Menggunakan sepatu hak tinggi akan mengganggu keseimbangan tubuh bagi ibu hamil yang memasuki tahap akhir kehamilan. Beban tubuh yang bertambah berat sangat rentan menyebabkan ibu hamil terjatuh. Maka dari itu sangat tidak dianjurkan bagi ibu hamil untuk menggunakan sepatu dengan hak tinggi.

Related Posts

Share This