Hindari Senyawa Berikut Untuk Diet Bebas Garam Penderita Hipertensi

Hipertensi atau tekanan darah tinggi tergolong salah satu gangguan kesehatan yang sangat membahayakan dan masuk dalam kategori silent killer. Penanganan dan cara merawat hipertensi harus dilakukan dengan baik dan hati-hati. Terutama dalam hal konsumsi makanan yang harus selektif dan jangan asal konsumsi makanan yang mengandung banyak garam.

Seperti yang kita ketahui bahwa hampir semua jenis makanan mengandung senyawa natrium. Baik itu natrium yang bersifat alami maupun natrium tambahan dari proses olahan seperti garam. Tubuh memang memerlukan asupan natrium namun dalam hal ini juga natrium tidak boleh berlebihan masuk ke dalam tubuh. Upayakan asupannya seimbang dan tidak berlebihan.

Setiap makanan yang dikonsumsi hendaknya tidak mengandung kadar garam tinggi. Upayakan asupan jenis makanan yang akan Anda konsumsi memiliki kadar garam yang seimbang. Artinya seperlunya saja dan sebaiknya asupan garam untuk tubuh dikontrol dengan baik sehingga tidak memberikan pengaruh yang buruk untuk tekanan darah.

Inilah Beberapa Daftar Yang Harus Dihindari Supaya Diet Garam Sukses

Diet garam merupakan salah satu cara atau solusi untuk mengatasi hipertensi dengan baik. Oleh karena itu dalam hal ini harus lebih selektif lagi untuk memilih jenis makanan mana yang sebaiknya dikonsumsi atau tidak. Dalam hal ini tingginya kandungan garam yang masuk ke dalam tubuh akan memberikan reaksi yang sangat fatal

Perhatikan berikut ini beberapa daftar zat atau senyawa yang sebaiknya dihindari atau dibatasi sehingga tidak terlalu banyak masuk ke dalam tubuh. Semua ini penting untuk dipahami sehingga bisa mencegah dan mengatasi hipertensi yang sangat berbahaya dan rentan menyebabkan komplikasi berbahaya untuk kesehatan.

  • Garam (natrium klorida)

Bisanya digunakan dalam memasak atau terdapat dalam berbagai masakan dan makanan olahan dalam kaleng. Bahkan hampir semua masakan menggunakan garam sebagai penyedap rasa.

Baca Juga:  Pertolongan Pertama dan Obat Gigitan Serangga
  • Baking Powder (bubuk pengembang)

Jenis zat ini yang paling umum digunakan untuk pengembang roti dan juga kue. Baking powder sangat lumrah digunakan dalam industry pembuatan makanan.

  • Baking Soda (natrium bikarbonat)

Zat ini juga digunakan dalam industry pengolahan makanan seperti roti dan juga kue. Namun bisa juga digunakan untuk pembasa pada sayuran yang disimpan.

  • Brine (garam meja dan air)

Digunakan untuk mengawetkan suatu makanan sebab berfungsi untuk menghambat perkembangan bakteri. Bahkan sering digunakan untuk pembersih sayuran, buah-buahan dan lainnya. Atau bisa juga digunakan untuk makanan olahan kaleng.

  • Dinatrium Fosfat

Terdapat dalam jenis makanan seperti keju olahan dan sereal cepat saji.

  • Mononatrium glutamate

Sebagai penguat rasa makanan yang biasa digunakan di beberapa restoran dan bahkan digunakan juga untuk makanan beku dan kaleng.

  • Natrium Alginat

Digunakan untuk susu cokelat dan eskrim yang berguna untuk melembutkan teksturnya.

  • Natrium Benzoat

Ini sering digunakan sebagai pengawet bumbu, saus dan kuah salad.

  • Natrium Hidroksida

Digunakan dalam pengolahan industry makanan dengan tujuan untuk melunakkan. Biasanya digunakan dalam pengolahan kakao atau cokelat lainnya.

  • Natrium Propionat

Sering digunakan untuk mengkilapkan jenis buah tertentu sehingga memiliki tampilan yang sangat menarik saat dijual dipasaran. Bahkan digunakan untuk pengawet buah-buahan kering.

Nah, demikian beberapa jenis senyawa natrium yang sebaiknya dibatasi dan dihindari dalam upaya untuk mensukseskan diet garam bagi para penderita hipertensi. Pola makan dan pola asupan makanan penting sekali untuk dikontrol dengan baik sehingga tidak akan membahayakan dan meningkatkan risiko hipertensi.

Related Posts

Share This

Turun 30 Kg Dalam 2 Bulan

Jus Pelangsing Alami, Dipake Oleh Banyak Artis Nasional. Kunjungi Bundakim.com. Instagram: @bundakim7 SMS / WA: 0813 2154 8517