Hindari Penggunaan Obat Nyamuk Pada Waktu Hamil

Selama menjalani masa kehamilan, seorang wanita harus senantiasa menjaga kesehatan supaya perkembangan janin tidak terganggu. Banyak hal yang harus dihindari dan tidak boleh dilakukan selama menjalani proses kehamilan. Aktivitas berat yang bisa membahayakan kesehatan janin sebaiknya tidak dilakukan pada waktu hamil. Selain itu, ibu hamil juga harus menghindari penggunaan obat-obatan yang mengandung bahan kimia berbahaya.

Zat kimia bisa membahayakan kesehatan ibu hamil dan perkembangan janin di dalam kandungan. Salah satu produk obat-obatan yang mengandung bahan kimia yang sebaiknya dihindari oleh ibu hamil yaitu penggunaan obat nyamuk.

Hindari Penggunaan Obat Nyamuk Pada Waktu Hamil

Obat anti nyamuk merupakan salah satu produk yang mengandung bahan kimia aktif yang dapat mengganggu kesehatan terutama saluran pernapasan. Bahan aktif dari obat nyamuk akan masuk ke dalam tubuh melalui pernapasan atau kulit, kemudian masuk ke dalam peredaran darah dan menyebar ke seluruh sistem pernapasan serta susunan sistem saraf.

Bahan kimia yang terkandung pada obat nyamuk termasuk ke dalam golongan pestisida. Seperti yang kita ketahui kalau pestisida merupakan salah satu bahan yang digunakan untuk mengendalikan dan membasmi organisme pengganggu. Efek samping dari zat kimia ini yaitu bisa memicu terjadinya kerusakan pada sistem saraf.

Pada waktu hamil sebaiknya menghindari penggunaan obat nyamuk, baik itu obat nyamuk semprot ataupun obat nyamuk oles. Obat nyamuk semprot berbahaya bagi kesehatan ibu hamil dan janin karena mengandung minyak tanah. Efek samping yang ditimbulkan yaitu mengganggu kesehatan dan menyebabkan kerusakan ginjal pada janin.

Obat nyamuk semprot yang terhirup bisa mengakibatkan kerusakan sistem saraf pada ibu hamil dan janin di dalam kandungan sehingga sangat berpotensi janin terlahir cacat. Selain obat nyamuk semprot, ibu hamil juga tidak dinajurkan untuk menggunakan obat nyamuk oles atau lotion karena obat nyamuk jenis tersebut bersifat korosif dan akan terserap oleh kulit sehingga bisa menyebabkan racun bagi tubuh dan membahayakan kesehatan janin.

Penggunaan obat anti nyamuk yang berbentuk semprot, lotion (oles), obat anti nyamuk bakar dan listrik sangat tidak dianjurkan bagi ibu hamil. Untuk menghindari serangan nyamuk sebaiknya menggunakan alat yang lebih aman bagi kesehatan. Anda bisa memasang dan menggunakan kelambu atau kasa anti nyamuk di setiap ventilasi kamar dan seluruh ruangan di rumah. Penggunaan kasa anti nyamuk akan meminimalisir gangguan dan gigitan nyamuk.

Selain itu, untuk menghindari gigitan nyamuk sebaiknya Anda menciptakan suasana lingkungan yang bersih. Hindari genangan air sebagai tempat bersarang nyamuk. Lingkungan yang sehat dan bersih akan mencegah pertumbuhan dan perkembangbiakan nyamuk yang bisa membahayakan kesehatan. Untuk menghindari gigitan nyamuk atau mengobati gatal bekas gigitan nyamuk, ibu hamil bisa menggunakan kayu putih.

Related Posts

Share This