Hindari Kucing Peliharaan Pada Waktu Hamil

Anda sedang hamil? Memiliki binatang peliharaan di rumah? Jika iya, sebaiknya Anda menghindari dan tidak terlalu dekat dengan binatang peliharaan ketika hamil. Binatang yang paling banyak di sukai orang biasanya kucing. Namun Kucing peliharaan maupun kucing liar sebaiknya dihindari pada waktu hamil karena memiliki resiko tinggi terhadap kehamilan.

Menurut hasil riset dan study universitas di inggris menyatakan bahwa bahaya kucing bagi ibu hamil timbul karena mengandung parasit yang disebut Taksoplasma gondi. Apabila parasit ini masuk dan menginfeksi ibu hamil maka akan berdampak buruk terhadap perkembangan janin di dalam kandungan. Resiko yang ditimbulkan bisa berupa cacat pada bayi ataupun kelahiran secara prematur.

Bahaya kucing bagi kesehatan ibu hamil akibat infeksi parasit biasanya akan menunjukan gejala ringan sampai gejala yang cukup serius. Gejala ringan biasanya ditandai dengan flu, demam dan radang tenggorokan. Pada kondisi yang lebih serius bisa mengakibatkan kelainan pada kelenjar getah bening.

Parasit taksoplasmosis sangat berbahay terhadap perkembangan janin hingga berujung keguguran atau kelahiran secara prematur. Parasit ini hidup di dalam usus kucing dan media penularnnya melalui kotoran. Bersentuhan dengan kucing selama hamil sangat rentan terkena infeksi dari parasit tersebut.

Jika ibu hamil terkena infeksi taksoplasma/taksoplasmosis maka kemungkinan besar janin di dalam kandungan akan terkena infeksi tersebut. Menurut sebuah riset menemukan bahwa sekitar 40% bayi yang terkena infeksi ini akan mengalami gangguan dalam perkembangannya sehingga menyebabkan cacat bawaan.

Masalah lain yang ditimbulkan oleh infeksi parasit ini yaitu penyakit kuning, cacat lahir, kerusakan pada otak, mata dan sistem kekebalan tubuh menurun. Nah, dengan mengkaji dampak negatif infeksi parasit ini, sebaiknya Anda tidak memelihara dan menjauhi kucing selama hamil.

Tips Menjaga Kesehatan Saat Hamil Supaya Terhindar Dari Infeksi Taksoplasmosis

  • Pada waktu hamil sebaiknya Anda menjauhi dan jangan bersentuhan dengan kucing. Hindari membuang kotoran kucing ataupun membersihkan kandangnya. Namun jika Anda terpaksa harus melakukan hal tersebut, gunakan sarung tangan dan masker. Cuci tangan menggunakan sabun setelah melakukan kegiatan tersebut.
  • Jauhkan kucing dari ruangan tempat Anda tinggal. Jika Anda memelihara kucing, taruhlah kandang kucing dibelakang rumah untuk sementara waktu selama hamil. Hal ini bertujuan untuk menekan resiko infeksi parasit taksoplasmosis.
  • Biasakan untuk selalau mencuci tangan sebelum makan dan setelah beraktivitas. Gunakan sabun dan cuci tangan menggunakan air mengalir.
  • Apabila memelihara kucing sebaiknya berikan makanan khusus kucing untuk meminimalisir perkembangan parasit. Sebab makanan khusus kucing akan menekan resiko perkembanganbiakan parasit berbahaya di dalam ususnya.
  • Hindari memelihara kucing liar.

Untuk menghindari kemungkinan buruk pada kehamilan, sebaiknya Anda tidak memelihara kucing. Hindari semua jenis hewan peliharaan selama hamil untuk menujang kesehatan Anda dan juga perkembangan janin.

Related Posts

Share This

Turun 30 Kg Dalam 2 Bulan

Jus Pelangsing Alami, Dipake Oleh Banyak Artis Nasional. Kunjungi kami di Instagram: @bundakim7 PIN BB :D2335D03 SMS / WA: 0813 2154 8517