Hati-hati!! Penggunaan Tampon Saat Menstruasi Bisa Bahayakan Kesehatan Anda

Tampon. Menstruasi atau haid merupakan salah satu hal yang pastinya akan terjadi pada seorang wanita. Untuk siklus yang normal, umumnya menstruasi ini akan terjadi setiap satu kali dalam satu bulan. Akan tetapi tidak menutup kemungkinan kalau menstruasi yang dialami oleh seseorang terjadi pada waktu yang tidak teratur.

Ketika siklus menstruasi tiba, pastinya seorang wanita akan menggunakan pembalut atau bahkan mereka akan menggunakan tampon. Nah, mengenai pembalut yang digunakan, patsinya kita sudah mengenali bentuk juga kegunaannya, namun bagaimana dengan tampon?

Tampon adalah salah satu alat serap yang memang bermanfaat untuk menyerap darah haid dengan sangat baik, bahkan untuk saat ini, banyak diantaranya para wanita yang memang lebih memilih menggunakan tampon daripada harus menggunakan pembalut ketika mereka menstruasi. Pasalnya penggunaan tampon jauh lebih praktis serta dirasa nyaman ketika di gunakan.

Namun jangan salah, walaupun penggunaan tampon ini praktis saat digunakan dan nyaman, ternyata tampon ini juga memiliki resiko yang sangat buruk untuk kesehatan tubuh kita jika di bandingkan dengan pembalut seperti umumnya. Dan berikut ini beberapa bahaya penggunaan tampon yang memang wajib Anda ketahui, yaitu sebagai berikut:

1. Kandungan Bahan Kimia Pada Tampon Berisiko Menurunkan Kesuburan

Tampon sendiri memiliki beberapa kandungan bahan kimia dalam jumlah yang cukup tinggi. Walaupun tampon ini mampu menahan darah menstruasi dengan sangat baik, namun penggunaan tampon secara terus-menerus justru mampu menjadikan area kewanitaan seseorang sangat rentan terhadap beberapa jenis penyakit yang sangat berbahaya. Apalagi jika mengingat kalao tampon tersebut terbuat dari bahan-bahan sintetis dari kayu, tidak menutup kemungkinan bahwa tampon yang di gunakan tersebut bisa membuat sistem kesuburan seorang wanita menjadi terganggu.

2. Tampon Memicu Pertumbuhan Bakteri Jahat di Organ Intim

Tampon sendiri memang di rancang untuk menyerap bagian darah menstruasi yang memang bekerja dengan cukup baik serta praktis. Namun walaupun seperti itu, ternyata tampon juga sangat rentan terhadap penyerapan bakteri baik yang berperan untuk melindungi bagian organ intim kewanitaan. Jika bakteri baik ini diserap oleh tampon, maka di khawatirkan sejumlah bakteri jahat akan berkembang biak di sekitar kewanitaan. Bukan hanya mampu memicu pertumbuhan bakteri jahat, penggunaan tampon juga mampu menyebabkan bau yang tidak sedap dari sekitar kewanitaan selama menstruasi.

3. Menyebabkan Perut Sakit (Kram)

Seorang OB/GYN di Cleveland Clinic Women’s Health Institute, Elis Ross menyebutkan, jika seorang wanita menggunakan tampon ketika menstruasi, maka hal ini bisa memicu terjadinya kram perut yang jauh lebih parah. Hal ini akan terjadi karena penggunaan tampon ini umumnya dilakukan dnegan cara memasukkan bagian tampon kedalam organ intim wanita. Jika penggunaan tampon ini tidak di lakukan dengan cara yang benar, maka kemungkinan besar akan beresiko terjaidnya kram di bagian perut serta permasalahan lainnya.

Itulah beberapa bahaya penggunaan tampon yang memang sangat wajib untuk Anda ketahui. Namun meskipun seperti itu, perawatan serta penggunaan tampon yang baik memang akan membuat Anda menjadi lebih nyaman ketika menstruasi. Dan pada dasarnya, pemakaian pembalut atau bahkan tampon ketika menstruasi sama-sama memiliki sisi baik juga buruknya, dan itu tergantung Anda yang menggunakan serta yang merawatnya.

Related Posts

Share This