Hati-hati Dengan Efek Samping Penggunaan Dot Bagi Bayi!

Empeng atau dot merupakan salah satu alat yang biasa digunakan oleh kebanyakan orang untuk memberikan air susu pada bayi. Dot dinilai sebagai alat yang praktis dalam memberikan ASI bila dibandingkan dengan cangkir. Hal ini karena dot akan memudahkan dalam memberikan ASI perah sehingga tidak akan berceceran. Selain itu dot di desain menyerupai puting susu sehingga memudahkan bayi.

Dot Bayi

Walaupun pemberian ASI perah menggunakan dot sangat praktis, namun Anda harus mewaspadai efek samping yang akan terjadi pada bayi. Penggunaan dot secara terus menerus bisa menimbulkan efek negatif dalam jangka panjang bagi si kecil. Maka dari itu sebaiknya penggunaan dot hanya dilakukan sebagai selingan saja ketika dalam keadaan darurat dan bukan menjadi prioritas utama dalam menyusui bayi.

Inilah Efek Samping Kebiasaan Menggunakan Dot Bagi Bayi

  1. Meningkatkan resiko infeksi

Penggunaan dot secara terus menerus bisa mengakibatkan efek samping yang berbahaya bagi bayi. Dot yang dibiarkan menempel pada mulut bayi ketika tertidur sangat beresiko menimbulkan infeksi. Hal ini karena ASI yang berada di dalam botol kemungkinan bisa tumpah pada waktu bayi tidur sehingga masuk kedalam telinga atau hidung bayi.

  1. Bayi mengalami bingung putting

Efek samping yang selanjutnya yaitu bayi mengalami bingung putting ketika menyusu langsung pada payudara. Bayi yang terbiasa dengan dot akan kesusahan untuk mengenali putting. Meskipun dot di desain menyerupai putting susu, namun cara kerjanya berbeda dengan putting payudara. Dot bisa mengalirkan air susu tanpa harus disedot. Sedangkan putting susu payudara harus disedot sehingga air susu mengalir keluar. Nah, hal inilah yang akan membuat bayi kebingungan ketika harus menyusu langsung pada payudara. Bayi cenderung kebingungan dan tidak memiliki kemampuan untuk menghisap putting payudara. Oleh karena itu, sebaiknya Anda jangan memberikan dot sebagai alat  utama dalam memberikan air susu.

Baca juga : Ini Dia Dampak Positif Dan Negatif Penggunaan Dot Untuk Bayi Yang Wajib Anda Ketahui

  1. Mempengaruhi pertumbuhan gigi

Menggunakan dot dalam jangka panjang untuk memberikan ASI akan berdampak buruk terhadap gigi bayi. Kebiasaan mengisap susu dari dot akan menyebabkan struktur rahang atas menjadi lebih maju dan rahang bawah mundur. Hal ini karena kebiasaan bayi menggigit dot pada waktu menghisap air susu. Struktur rahang yang mengalami perubahan tentunya akan berdampak pula terhadap pertumbuhan struktur gigi.

  1. Menghambat kemampuan bicara

Menggunakan dot secara terus menerus juga akan berdampak terhadap kemampuan bicara bayi di kemudian hari. Hal ini tentunya memberikan efek samping dalam jangka panjang yang akan menghambat perkembangan bayi. Perlu Anda ketahui bahwa pada waktu bayi menghisap air susu dari putting payudara maka akan terjadi pergerakan rahang secara aktif sehingga hal ini menjadi stimulus untuk meningkatkan kemampuan berbicara pada bayi berkembang lebih baik. Sedangkan pada waktu bayi mengkonsumsi ASI menggunakan dot maka tidak memerlukan pergerakan rahang sebab air susu dari dot lebih mudah keluar. Nah, inilah yang menyebabkan rahang bayi menjadi kaku sehingga perkembangan dalam hal kemampuan berbicara akan berjalan lambat.

Demikian dampak negatif penggunaan dot bagi perkembangan si kecil yang bisa menjadi referensi sekaligus bahan pertimbangan bagi Anda yang mengambil keputusan untuk melakukan penyusuan menggunakan dot.

Related Posts

Share This