Hati-hati! Celana Dalam Adalah Salah Satu Faktor Penyebab Keputihan

Organ intim wanita adalah salah satu bagian yang sangat sensitif. Menjaga dan merawat kebersihan pada area intim adalah hal yang harus dilakukan oleh setiap wanita. Apabila kebersihannya disepelekan maka hal ini akan memicu timbulnya berbagai penyakit, salah satunya yaitu infeksi keputihan. Tidak bisa dipungkiri bahwa kebersihan organ intim menjadi faktor penyebab keputihan.

Banyaknya wanita yang mengalami keputihan menunjukan bahwa tingkat kesadaran untuk menjaga organ intim nampaknya masih sangat rendah. Kondisi tersebut tentunya sangat memprihatinkan sebab seorang wanita hendaknya memiliki kesadaran yang tinggi untuk senantiasa menjaga area tersebut. Keputihan memang hal yang wajar terjadi pada wanita, namun jika keputihan tersebut bersifat abnormal maka akan menjadi masalah tersendiri bagi kesehatan organ intim.

Keputihan yang abnormal secara umum disebabkan oleh infeksi bakteri dan jamur. Jenis keputihan patogenik ini bisa Anda deteksi dari warna, baud an intensitas cairan yang keluar. Keputihan abnormal ini bisa berlangsung dalam waktu yang cukup lama dan bahkan akan menimbulkan kondisi yang lebih buruk terhadap kesehatan organ intim wanita. Penanganan yang tepat dan deteksi dini adalah salah satu langkah tepat untuk mencegah kondisi yang lebih parah.

Keputihan yang tidak ditangani dengan benar bisa beresiko menyebabkan sejumlah penyakit kanker seperti kanker serviks. Perlu Anda ketahui bahwa jenis kanker yang satu ini hingga saat ini menjadi pembunuh nomer satu dikalangan wanita. Keputihan pada wanita bisa dipicu oleh banyak hal. Yang salah satunya yaitu akibat dari kebiasaan buruk dalam berpakaian, terutama pemilihan celana dalam.

Pemilihan celana dalam yang tidak tepat bisa menyebabkan vagina menjadi lembab. Nah, hal inilah yang memicu timbulnya infeksi jamur dan bakteri berbahaya. Bahkan jika kondisi tersebut sering terjadi maka perkembangan bakteri tersebut akan berlangsung dengan sangat cepat dan menjadi lebih ganas.

Bakteri dan jamur yang menginfeksi vagina akan memicu keluarnya cairan kental yang berwarna putih. Bahkan cairan tersebut mengeluarkan aroma tak sedap dan menyebabkan gatal disekitar area vagina. Terlebih lagi jika kurang memperhatikan kebersihan organ intim akibat kesalahan sewaktu buang air kecil. Mencuci vagina dengan benar hendaknya dilakukan setelah buang air kecil dengan membilasnya dari bagian depan kearah belakang untuk menghindari perpindahan bakteri.

Adapaun tindakan untuk mencegah infeksi bakteri keputihan yaitu dengan memilih celana dalam yang berbahan dasar katun dan tipis sehingga bisa menyerap keringat serta tidak menimbulkan panas. Disamping itu, disarankan bagi wanita untuk rajin mengganti celana dalam sehingga lkondisinya selalu bersih. Biasakan untuk mengganti celana dalam minimal 2 kali dalam sehari atau ketika celana dalam mulai terasa basah/lembab.

Hindari penggunaan pantyliner sebab pemakaian pembalut mini tersebut tidak akan mengurangi keputihan, namun justru akan memperparah kondisi keputihan yang Anda derita. Bahkan jika sebelumnya Anda tidak mengalami keputihan, pantyliner yang digunakan terus menerus bisa memicu munculnya keputihan.

Related Posts

Share This