Hamil Ektopik, Ketahui Penyebabnya Di Sini!

Semua orang tentunya tidak mengharapkan adanya kelainan dalam kehamilan. Namun kondisi tersebut terkadang terjadi begitu saja dan tidak bisa dihindari. Pemicunya sangat beragam, mulai dari yang  bersifat eksternal ataupun internal. Pada beberapa kasus kehamilan, ada yang mengalami hamil ektopik atau hamil di luar rahim.

Pada umumnya hamil ektopik terjadi di usia kehamilan trimester pertama. Yang dimaksud dengan hamil ektopik yaitu kehamilan di luar kandungan. Sel telur yang telah dibuahi oleh sperma tidak berkembang di dalam rahim, namun berkembang di saluran telur  (tuba falopi). Penyebab terjadinya kehamilan ektopik sangat beragam. Berikut ulasannya!

  1. Penyakit menular seksual (PMS)

Salah satu penyebab kehamilan ektopik terganggu yaitu infeksi penyakit menular pada alat kelamin. Klamidia ataupun gonorhoe sangat berpotensi menjadi pemicu kehamilan ektopik. Kondisi seperti ini umumnya terjadi pada orang yang mempunyai kebiasaan bergonta-ganti pasangan.

  1. Pemasangan alat kontrasepsi di dalam rahim

Alat kontrasepsi dipasang dengan tujuan untuk menghambat terjadinya kehamilan. Akan tetapi ternyata pemasangan alat kontrasepsi di dalam rahim bisa menjadi pemicu kehamilan ektopik. Mengapa demikian? Hal ini karena sel telur masih diproduksi sehingga ketika sel sperma datang, akan terjadi pembuahan di luar rahim yaitu pada bagian tuba falopi.

  1. Kelainan bawaan (genetik)

Faktor lain yang menjadi pemicu kehamilan ektopik yaitu kelainan genetik pada sistem reproduksi. Kondisi tersebut menyebabkan tuba falopi mengalami kerusakan sehingga memicu terjadi pembuahan di luar jrahim.

  1. Memiliki riwayat penyakit radang panggul

Seorang wanita yang pernah mengalami radang panggul sangat beresiko mengalami kehamilan ektopik. Terlebih lagi jika melakukan operasi bedah pada bagian panggul. Perlu Anda ketahui bahwa operasi bedah panggul akan mengakibatkan otot-otot di sekitar tuba falopi melemah sehingga sel telur tidak dapat bergerak lebih cepat ke dalam rahim.

  1. Bayi tabung

Bagi Anda yang berencana untuk menjalankan program bayi tabung sebaiknya berpikir ulang. Hal ini karena bayi tabung sangat beresiko memicu terjadinya pembuahan di luar rahim akibat dari sperma yang masuk dengan cara di suntikan tidak optimal.

  1. Kebiasaan menggunakan obat penyubur

Hindari penggunaan obat penyubur karena beresiko menyebabkan terjadinya pembuahan di luar rahim (hamil ektopik). Mengapa bisa demikian? Hal ini karena obat penyubur akan menstimulus tuba falopi untuk bekerja keras dalam menghasilkan sel telur sehingga lama kelamaan tuba falopi akan mengalami kerusakan.

  1. Riwayat hamil ektopik sebelumnya

Selain beberapa faktor diatas, penyebab hamil ektopik yang lainnya yaitu memiliki riwayat hamil ektopik pada kehamilan sebelumnya. Maka dari itu, jika Anda pernah mengalami kehamilan ektopik sebaiknya berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter jika merencakan untuk hamil lagi.

Related Posts

Share This