Hal yang Harus Anda Pahami Tentang Penyebab Leukimia Pada Anak

Penyebab leukimia. Leukimia atau kanker darah adalah salah satu jenis penyakit yang sangat mengerikan, bahkan termasuk pada jenis penyakit yang mematikan. Penyakit ini muncul karena adanya pertumbuhan atau bahkan transformasi yang terjadi pada sel darah putih secara tidak wajar, dan hal ini bisa menyebabkan pertumbuhan sel darah putih yang tidak bisa terkendali.

Dan produksi sel darah putih yang berlebihan ini pastinya bisa menyebabkan ketidak normalan dalam tubuh, seperti halnya menekan sel darah merah.

Leukimia ini bisa menyerang siapa saja, termasuk bisa menyerang anak-anak bahkan balita. Bahkan di Indonesia sendiri, tingkat leukimia yang terjadi pada anak-anak jumlahnya cukup tinggi, dengan 60% diantaranya sudah mulai memasuki stadium lanjut. Dan salah satu penyebab leukimia ini yaitu kurangnya pengetahuan orang tua terhadap penyakit juga gejala penyakit leukimia, sehingga menyebabkan keterlambatan terhadap penanganan leukimia yang terjadi pada anak-anak.

Oleh karena itu, sangat penting bagi Anda terutama orang tua untuk mencegah penyakit yang mematikan ini agar tidak menyerang buah hati Anda. Lantas, bagaimana caranya? Guna mencegah penyakit ini, hal utama yang harus Anda lakukan yaitu dengan mengetahui apa saja hal-hal yang menjadi penyebab leukimia.

Dan di bawah ini ada beberapa penyebab leukimia yang harus Anda ketahui, walaupun penyebabnya masih belum pasti, yaitu sebagai berikut:

1. Radiasi mampu meningkatkan frekuensi LMA. Sampai saat ini belum ada laporan terkait hubungan antara radiasi dengan LLK. Namun ada beberapa laporan yang mendukung, bahwa para pegawai radiologi lebih sering mengalami leukimia.

2. Faktor leukemogenik. Ada beberapa zat kimia yang memang telah diidentifikasi mampu mempengaruhi frekuensi leukimia. Seperti benzana, bahan kimia industry seperti insektisida, bahkan obat-obatan yang diperuntukkan bagi kemoterapi.

3. Penderita sindrom down juga memiliki insidensi leukimia akut 20 kali lipat lebih tinggi daripada orang normal lainnya.

4. Virus juga bisa menjadi penyebab leukimia, seperti retrovirus, virus leukemia feline, serta HTLV-1 pada dewasa.

Untuk klasifikasi leukimia sendiri, yaitu sebagai berikut:

  • Leukemia limfositik akut (LLA) adalah tipe leukimia yang memang paling sering terjadi atau menyerang anak-anak. Jenis penyakit ini juga bisa menyerang orang dewasa, terutama mereka yang usianya lebih dari 65 tahun.
  • Leukemia mielositik akut (LMA) sering terjadi atau menyerang orang dewasa jika di bandingkan anak-anak. Jenis leukimia ini dulunya disebut juga dengan leukemia nonlimfositik akut.
  • Leukemia limfositik kronis (LLK) yaitu jenis penyakit leukimia yang sering menyerang orang dewasa, terutama mereka yang berusia lebih dari 55 tahun.
  • Leukemia mielositik kronis (LMK) jenis penyakit leukimia yang memang sering menyerang orang dewasa. Namun di samping itu, jenis leukimia ini juga bisa menyerang anak-anak. Namun dalam jumlah yang sangat sedikit.
  • Untuk jenis leukimia yang memang sering di alami oleh orang dewasa yaitu LMA juga LLK, sedangkan untuk jenis LLA lebih sering terjadi pada anak-anak.

Related Posts

Share This