Hal-Hal Yang Menyebabkan Persalinan Prematur

Persalinan prematur merupakan proses melahirkan bayi sebelum waktunya yaitu sebelum kandungan berusia 9 bulan. Bayi yang terlahir prematur sangat rentan sekali mengalami berbagai gangguan kesehatan. Hal tersebut akibat dari perkembangan bayi yang belum sempurna ketika di dalam kandungan. Bayi yang prematur biasanya akan mengalami masalah penglihatan, gangguan pernapasan dan pertumbuhan beberapa organ tubuh yang tidak sempurna.

Hal-Hal Yang Menyebabkan Persalinan Prematur

Ada Beberapa Hal Yang Menyebabkan Ibu Hamil Melahirkan Secara Prematur

Gangguan kesehatan pada ibu dan janin

Ibu hamil yang memiliki riwayat penyakit seperti anemia, hipertensi ataupun diabetes, kemungkinan besar akan melahirkan secara prematur. Selain itu, kondisi kesehatan janin yang mengalami gangguan kesehatan dan perkembangannya  seperti adanya cacat pada janin akan memicu reaksi dari tubuh ibu hamil serta mengakibatkan bayi lahir secara prematur.

Hamil bayi kembar

Seorang wanita yang mengandung bayi kembar, baik itu kembar dua ataupun lebih dari dua maka besar kemungkinan akan melahirkan secara prematur. Kondisi rahim yang semakin melebar dan meregang akibat dari pertumbuhan bayi kembar, maka tidak memungkinkan lagi untuk menampung bayi lebih lama sehingga terjadi persalinan lebih awal (prematur).

Infeksi pada ketuban

Peyebab melahirkan secara prematur yang selanjutnya yaitu adanya infeksi pada air ketuban dan selaput pembungkus bayi yang mengakibatkan air ketuban menjadi pecah sebelum waktu yang seharusnya. Air ketuban yang pecah akan mengakibatkan kontraksi pada ibu hamil. Selain itu, gangguan kesehatan lainnya seperti adanya infeksi pada gusi ataupun gigi ibu hamil juga bisa memicu terjadinya proses persalinan secara prematur.

Trauma pada ibu hamil

Seorang wanita yang mengalami kecelakaan ataupun mendapat perlakuan yang menyebabkan rasa takut dan trauma, kemungkinan besar akan melahirkan bayi sebelum waktunya. Kondisi mental yang tidak stabil dan perasaan yang tidak tenang akan memicu air ketuban pecah sebelum waktunya. Hal ini memaksa bayi untuk terlahir sebelum perkembangannya benar-benar sempurna.

Adanya kelainan pada tali pusar

Bayi yang terlilit tali pusar sangat berbahaya apabila tidak segera di keluarkan. Selain membahayakan bayi, kondisi tersebut juga akan membahayakan sang ibu. Hal ini memicu bayi harus terlahir secara prematur.

Gaya hidup ibu hamil

Faktor lain yang bisa menyebabkan dan memicu terjadinya kelahiran secara prematur yaitu gaya hidup dari ibu hamil yang tidak sehat. Ibu hamil yang mengkonsumsi minuman beralkohol, merokok dan mengkonsumsi obat-obatan sangat berpotensi melahirkan bayi lebih awal (prematur).

Adanya kelainan pada uterus

Ibu hamil yang memiliki bentuk rahim tidak normal sangat beresiko melahirkan secara prematur. Hal ini akibat dari kondisi rahim yang tidak memiliki ruang yang cukup untuk menampung bayi yang semakin berkembang.

Adanya solusio plasenta

Solusio plasenta merupakan kelainan yang mengakibatkan komplikasi dan lapisan plasenta akan terpisah dari rahim. Kondisi tersebut tidak memungkinkan lagi bagi bayi bertahan lebih lama di dalam kandungan sehingga memicu bayi lahir secara prematur.

Related Posts

Share This