Gorengan dan Jeroan Bisa Meningkatkan Resiko Penyakit Jantung Sampai 37%

Kaitan antara pola makan dengan resiko serangan penyakit jantung semakin hari semakin terbukti. Bahkan sebuah study yang di lakukan di Amerika Serikat juga menyebutkan, bahwa pola makan yang mengandung banyak gorengan juga jeroan bisa meningkatkan resiko kematian yang memang di akibatkan oleh penyakit jantung.

Dalam sebuah study yang telah di terbitkan oleh jurnal Circulation, James Shikany dari University of Alabama Birmingham, telah mengelompokkan pola makan masyarakat yang berada di Amerika Serikat menjadi 5 bagian. Dan orang-orang yang berkaitan dengan study ini merupakan orang dewasa yang berusia 45 tahun ke atas, dengan jumlah orang sebanyak 17.418 orang.

Kelompok yang pertama, mereka memiliki kecenderungan atau kebiasaan mengkonsumsi jenia makanan instan yang berasal dari restoran, seperti makanan-makanan ala meksiko, ala cina, serta makanan sejenis pizza juga pasta. Dan kelompok yang kedua merupakan orang-orang yang memiliki kebiasaan vegetarian yang mana mengkonsumsi buah, jus, sereal, serta kacang-kacangan.

Untuk kelompok 3 sendiri, ia menempatkan orang-orang yang memang memiliki kebiasaan mengkonsumsi cokelat, permen, kue serta beberapa makanan yang memikili rasa manis. Dan kelompok empat, di tempatkan bagi mereka yang memiliki kebiasaan mengkonsumsi makanan yang digoreng seperti telur, jeroan, daging bahkan minuman manis.

Dan yang terakhir kelompok lima, ia menempatkan orang-orang yang memang banyak mengkonsumsi salaf juga alkohol. Umumnya mereka lebih senang mengkonsumsi sayuran seperti tomat juga salad, akan tetapi mereka juga cenderung memiliki kebiasaan mengkonsumsi bir juga xine dengan jumlah yang tinggi.

Setelah 6 tahun berlalu, maka tercatat ada sebanyak 536 orang yang dinyatakan pendapatkan serangan jantung, dengan beberapa orang di antaranya menyebabkan kematian. Dari hasil tersebut di ketahui, bahwa kelompok lima yang memang memiliki kegemaran dalam mengkonsumsi gorengan, jeroan juga minuman yang manis memiliki resiko 37% jauh lebih tinggi dari kelompok yang lainnya.

Shikany juga mengatakan, bahwa beliau tidak menemukan adanya resiko serangan jantung terhadap ke empat kelompok yang lainnya. Akan tetapi, hal tersebut tidaklah bisa mencerminkan bahwa pola makan yang di lakukan olej ke empat kelompok tersebut sehat serta keadaan jantung mereka yang baik.

“Aku tidak akan menyarankan Anda untuk lebih banyak makan pizza daripada gorengan atau jeroan, atau melarang Anda makan gorengan dan jeroan sama sekali. Hanya akan lebih baik jika pola makan Anda tidak monoton dan lebih bervariasi agar jantung lebih sehat,” pungkasnya, seperti dikutip dari healt.detik.com, Rabu /12/8/2015).

Nah, itulah bahasan kita kali ini terkait gorengan juga jeroan yang merupakan salah stau penyebab serangan jantung yang umum di alami oleh sebagian besar orang. Maka dari itu, agar Anda bisa terhindar dari serangan mematikan tersebut, maka Anda di anjurkan untuk menerapkan pola hidup sehat serta pola makan yang baik.

Related Posts

Share This