Gangguan Kehamilan Bisa Terjadi Karena Stres Pekerjaan

Masa kehamilan merupakan satu masa yang paling membahagiakan bagi sebagian besar wnaita. Namun, kehamilan bukanlah satu masa yang sangat mudah untuk di jalani. Mengapa? Karena semasa kehamilan Anda akan cenderung lebih banyak mengalami stress.

Nah, jika Anda seorang wanita karir, maka kemungkinan besar Anda akan jauh lebih mudah mengalami stress. Dan pastinya stress bisa menyebabkan gangguan kehamilan yang bisa berakibat buruk terhadap kesehatan Anda juga janin dalam kandungan.

Berikut ini ada beberapa hal yang harus Anda perhatikan terkait bagaimana stress karena pekerjaan bisa mempengaruhi kesehatan wanita hamil, yaitu sebagai berikut:

  1. Efek Berbahaya Pada Otak

Merupakan hal yang normal ketika Anda merasa khawatir dengan apa yang Anda konsumsi yang memang berkaitan dengan kesehatan janin dalam kandungan. Jika Anda bekerja selama 23 jam dalam watu minggu secara terus menerus, dan pekerjaan itu membuat Anda stress, maka kemungkinan besar hal tersebut bisa mempengaruhi kesehatan janin dalam kandungan.

Maka dari itu, penting bagi Anda untuk mengetahui apakah Anda sudah benar-benar sampai ke tugas sebagai ibu. Stres yang dialami oleh para ibu hamil bisa menanggung pengaruhnya selama 17 minggu setelah proses pembuahan. Dan itu artinya, ada kemungkinan efeknya bisa mempengaruhi sistem kerja otak janin.

  1. Kurangnya Berat Badan Bayi Saat Lahir

Stres karena bekerja juga bisa mempengaruhi berat badan janin ketika mereka lahir. Karena selama kehamilan tubuh Anda akan mengalami banyak perubahan bahkan keadaan hormon lebih cenderung mudah berubah, bahkan mood Anda juga akan mudah terpengaruhi.

Ketika Anda merasa stress, maka Anda akan sulit untuk mendapatkan tidur yang nyenyak bahkan akan kehilangan nafsu makan, dan pastinya hal tersebut akan sangat berbahaya untuk kesehatan Anda juga janin dalam kandungan.

Yingkatan stress yang jauh lebih tinggi yang dialami selama kehamilamn juga bisa menyebabkan tekanan darah tinggi yang mana mampu menciptakan resiko lebih besar mengalami kelahiran secara prematur.

  1. Pre-Eklampsia

Sebagian besar wanita hamil yang bekerja selama berjam-jam cenderung akan terserang oleh pre-eklampsia. Sebelumnya, preeklamsia ini dikenal dengan teksomia, yaitu kondisi yang bisa terjadi karena keadaan stress bekerja.

Umumnya konsisi ini akan muncul pada paruh kedua kehamilan, terutama di trimester kedua kehamilan atau bahkan di trimester ketiga.

  1. Keguguran

Bukan hanya itu, stress bekerja juga bisa mempengaruhi kesehatan hamil yang jauh lebih serius, yaitu Anda bisa mengalami keguguran. Terutama di awal-awal kehamilan.

Nah, itulah beberapa gangguan kehamilan dikarenakan stress dalam bekerja. Maka dari itu, jika Anda tidak menginginkan hal tersebut terjadi pada diri Anda, maka setidaknya Anda harus bisa memperhatikan waktu kerja Anda dengan waktu istrihat. Jangan sampai ketika Anda bekerja, Anda malah mengalami stress, dan stress yang Anda alami karena bekerja ini mempengaruhi kesehatan Anda juga janin dalam kandungan.

Related Posts

Share This

Turun 30 Kg Dalam 2 Bulan

Jus Pelangsing Alami, Dipake Oleh Banyak Artis Nasional. Kunjungi kami di Instagram: @bundakim7 PIN BB :D2335D03 SMS / WA: 0813 2154 8517