Fakta Seputar Minum Teh Detoks Yang Harus Anda Ketahui

Anda tahu teh detoks? Sebagian orang mungkin tidak mengenali jenis minuman yang satu ini. Namun teh detoks merupakan salah satu jenis minuman yang sangat popular dikalangan orang-orang yang sedang gencar menjalankan program diet. Teh detoks dipercaya bisa membantu menurunkan berat badan sehingga tidak heran jika jenis teh yang satu ini banyak dijadikan sebagai ramuan alternative untuk menjalankan program diet.

Apakah Anda tertarik untuk mencoba teh detoks sebagai ramuan pelangsing? Sebelum Anda memutuskan untuk mengkonsumsi teh detoks alangkah lebih baiknya jika terlebih dahulu mengetahui fakta yang sebenarnya mengenai minuman teh tersebut. Beriku beberapa fakta seputar teh detoks yang perlu Anda ketahui.

Tetap Harus Berolahraga Supaya Khasiat Teh Bekerja

Ternyata minum teh detoks tidak bisa menurunkan berat badan begitu saja. Untuk mendapatkan hasil yang diinginkan tetap saja Anda harus melakukan olahraga secara rutin. Jika hanya mengkonsumsi teh saja maka tidak akan menunjukan hasil apa-apa. Bahkan selain itu, harus diimbangi dengan konsumsi makanan yang bergizi dan memperbanyak minum air putih.

Teh Detoks Bisa Menyebabkan Efek Samping Yang Tidak Diinginkan

Biasanya ramuan detoks sudah dirancang dengan bahan lainnya yang bertujuan untuk menekan nafsu makan dan memperbaiki metabolisme tubuh sehingga berat badan bisa turun dengan cepat. Dibalik semua itu, ternyata teh detoks yang dikonsumsi untuk menurunkan berat badan bisa menyebabkan efek samping yang tidak diinginkan yaitu mual, diare. Kembung, kram dan juga sakit perut. Bahkan jika diminum secara terus menerus bisa menyebabkan kekurangan potassium dan elektrolit sehingga hal ini berisiko memicu kejang dan irama jantung yang tidak normal.

Tubuh Kehilangan Cairan Bukan Lemak

Teh pada umumnya mengandung kafein, begitupun dengan teh untuk detoks. Nah, kandungan kafein tersebut jika masuk kedalam tubuh bisa menyebabkan hilangnya cairan dari dalam tubuh. Perlu Anda ketahui bahwa kafein bisa menghambat proses penyerapan nutrisi dan juga cairan didalam usus. Oleh karena itu sebaiknya minum teh detoks dilakukan secara bijak karena justru Anda berisiko kehilangan cairan tubuh ketimbang lemak yang berkurang.

Mempengaruhi Pola Tidur

Karena teh detoks mengandung kafein maka kemungkinan akan mempengaruhi pola tidur Anda pada malam hari. Kafein merupakan salah satu stimulant yang bisa menekan nafsu makan dan juga berisiko menyebabkan gangguan tidur. Jika kafein masuk kedalam tubuh dalam jumlah yang banyak maka hal ini tentunya akan mempengaruhi kesehatan Anda. Kurang tidur justru akan memicu gangguan kesehatan bukan membantu menurunkan berat badan.

Nah, demikian beberapa fakta seputar teh detoks yang harus Anda ketahui sebelum memutuskan untuk menjadikan teh detoks sebagai ramuan diet Anda. Jika anda ingin mengkonsumsi teh detoks sebagai minuman saat diet maka jangan terlalu berlebihan karena teh detoks tidak secara langsung bisa menurunkan berat badan. Diperlukan pendampingan dari faktor lain seperti berolahraga, mengkonsumsi makanan yang bergizi dan menghindari kebiasaan buruk seperti mengkonsumsi junkfood, minuman bersoda atau kebiasaan begadang.

Pada dasarnya kunci utama untuk mendapatkan berat badan yang ideal adalah dengan menerapkan pola hidup sehat, konsumsi makanan bergizi dan rutin berolahraga. Selain itu, perhatikan juga asupan cairan untuk tubuh dengan konsumsi air putih minimal 8 gelas atau 2 liter per hari. Jika bisa menjalankan konsep ini dengan konsisten maka akan dengan mudah untuk mendapatkan berat badan ideal yang diinginkan. Semoga bermanfaat!

Related Posts

Share This