Diet Untuk Penderita Gangguan Penyakit Hati

Gangguan penyakit hati bisa menyebabkan banyak masalah terhadap kesehatan lainnya. Hal ini karena hati merupakan salah satu organ dalam yang memiliki fungsi sangat penting untuk kinerja organ lainnya. Hati berfungsi untuk menyaring cairan atau juga zat racun yang masuk kedalam tubuh. Dengan kata lain, hati adalah penetralisir jika ada zat asing yang masuk kedalam tubuh dan berisiko membahayakan.

Mengingat pentingnya fungsi hati untuk tubuh, maka menjaga kesehatan organ hati sangatlah penting untuk dilakukan. Menjaga kesehatan hati bisa dilakukan dengan banyak cara, salah satunya menjaga pola asupan makanan yang bergizi dan menghindari konsumsi makanan atau minuman yang sekiranya bisa memberatkan kinerja hati.

Bagi penderita gangguan hati, jangan berputus asa. Ada cara sederhana yang bermanfaat untuk membantu mengatasi gangguan hati. Berikut ini diet sehat untuk penderita penyakit gangguan hati. Simak penjelasannya!

Batasi Asupan Protein

Salah satu tips diet untuk penderita penyakit hati yaitu dengan membatasi asupan makanan yang mengandung protein. Bagi orang yang memiliki hati dengan fungsi normal, protein memang sangat berguna untuk mencegah kerusakan atau memperbaiki sel-sel dalam tubuh yang mengalami kerusakan dan mencegah terjadinya penumpukan pada hati. Akan tetapi bagi penderita gangguan hati, protein sebaiknya dibatasi sebab bisa menyebabkan penumpukan zat sisa hasil pembakaran sehingga memberikan dampak buruk bagi otak.

Kurangi Lemak

Hati memiliki fungsi untuk membakar lemak. Nah, jika mengalami gangguan pada hati maka bisa menyebabkan fungsinya menurun. Maka dari itu sebaiknya penderita gangguan hati memperhatikan dan mengurangi konsumsi makanan yang berlemak. Hindari lemak jenuh dan lemak trans.

Tambah Karbohidrat

Perbanyak konsumsi makanan yang mengandung karbohidrat. Hal ini untuk mengimbangi protein yang harus dikurangi. Konsumsi makanan yang mengandung karbohidrat seperti gandum, jagung, nasi merah atau makanan sumber karbohidrat lainnya.

Batasi Asupan Garam

Gangguan hati pada dasarnya menyebabkan penumpukan cairan pada hati dam menyebabkan pembengkakan. Maka dari itu bagi penderita gangguan khati sebaiknya mengurangi konsumsi makanan yang mengandung kadar garam tinggi.

Konsumsi Jenis Makanan yang Kaya Akan Antioksidan

Perbanyak konsumsi jenis makanan yang mengandung vitamin C atau vitamin E yang merupakan sumber antioksidan. Zat antioksidan sangat bermanfaat untuk memperbaiki kerusakan dan meningkatkan kinerja hati menjadi lebih baik lagi. Sumber makanan yang mengandung antioksidan sangat banyak seperti buah-buahan, sayuran dan kacang-kacangan.

Hindari Alkohol

Pecandu minuman beralkohol memang rentan mengalami gangguan pada hati. Bagi Anda yang sedang dalam pemulihan sebaiknya hindari jenis minuman yang mengandung alkohol maupun bersoda. Hal ini karena jenis minuman tersebut akan memperberat kinerja hati dan rentan menyebabkan kerusakan semakin parah.

Gangguan pada hati tidak boleh disepelekan sebab bisa berpengaruh terhadap kondisi kesehatan lainnya. Jika dibiarkan dan tidak segera ditangani maka hal ini sangat berisiko terhadap gangguan kesehatan lainnya dan bahkan menyebabkan kematian. Penderite memerlukan diet khusus guna meredakan dan mengatasi gangguan kesehatan yang lebih parah.

Sebaiknya penderita gangguan hati mendapatkan pantauan dari dokter sehingga kondisinya bisa terus dipantau atau dikendalikan menjadi lebih baik lagi. Penanganan secara tepat dengan metode yang benar bisa membantu mengatasi gangguan kesehatan yang sangat berbahaya tersebut. Cara sederhana untuk menghindari terjadinya kerusakan hati adalah dengan menerapkan pola hidup sehat yang lebih baik dalam keseharian. Dengan begitu maka hidup Anda akan lebih bahagia dan terhindar dari berbagai risiko penyakit berbahaya.

Related Posts

Share This