Dampak Negatif Memaksa Anak Makan Banyak

Terkadang para orangtua merasa khawatir apakah si buah hati mendapatkan asupan gizi yang seimbang atau tidak. Maka dari itu tidak mengherankan jika Anda merasa sangat senang ketika melihat si kecil makan banyak dan lahap. Dengan begitu rasa kekhawatiran akan berkurang dan yakin bahwa si kecil mendapatkan nutrisi yang cukup. Namun jika kondisi tersebut sebaliknya, tidak sedikit pula orangtua yang memaksa anak makan banyak. Apakah tindakan tersebut baik untuk anak?

Banyak orangtua yang beranggapan bahwa memaksa anak untuk makan banyak merupakan salah satu cara supaya kebutuhan nutrisinya terpenuhi. Disamping itu, memaksa makan banyak tergolong cara ampuh dalam membiasakan porsi makan pada anak. Namun tahukah Anda jika tindakan tersebut sebenarnya akan berdampak buruk terhadap kondisi psikologis anak? Apa saja dampak negatif tersebut?

Inilah Dampak Negatif Memaksa Anak Makan Banyak

Trauma Dengan Waktu Makan

Salah satu dampak negatif memaksa anak makan banyak yaitu merasa trauma dengan makanan. Bahkan si kecil bisa saja ketakutan jika sudah waktunya makan. Seiring berjalannya waktu, anak-anak secara tidak langsung akan membentuk sebuah referensi terhadap makanan. Pada intinya si kecil akan menyukai jenis makanan tertentu dan tidak menyukai sebagian makanan.

Kebiasaan orangtua yang memaksa anak untuk makan banyak akan meninggalkan trauma terhadap makanan dan waktu makan. Anak akan beranggapan bahwa tempat dan waktu makan menjadi salah satu hal yang menakutkan. Bahkan si kecil akan beranggapan bahwa waktu makan adalah waktu untuk berperang sebab terjadi sebuah pemaksaan. Kondisi yang lebih parah adalah trauma tersebut akan terbawa hingga dewasa sehingga anak lebih senang untuk makan diluar rumah/restoran.

Perasaan Tertekan

Memaksa anak untuk makan dengan porsi banyak atau memberikan makanan yang tidak disukai akan membuat mereka merasa tertekan dan stres. Bukan tubuh yang sehat dan kuat, justru anak akan mengalami tekanan mental. Maka dari itu, daripada Anda memaksakan si kecil untuk makan banyak, lebih baik memperkenalkan makanan sehat secara perlahan. Dengan kata lain yaitu memberikan makan dengan porsi sedikit namun bergizi dan bervariasi.

Membenci Makanan

Nampaknya memaksa anak untuk makan dalam porsi yang banyak memiliki dampak negatif tinggi jika dibandingkan dengan dampak positifnya. Jika tujuan Anda memaksa anak makan banyak untuk membiasakan supaya menyukai makanan tertentu, justru hasilnya akan berbanding terbalik. Dalam hal ini justru si kecil akan membenci makanan dan merasa trauma dengan makanan tersebut.

Nah, demikian beberapa dampak negatif akibat memaksa anak makan dengan porsi banyak. Setiap anak memiliki reaksi yang berbeda dalam hal ini. Oleh karena itu sebaiknya Anda memperkenalkan makanan sehat pada anak secara perlahan, bukan dengan cara memaksa. Berikan porsi makan secukupnya dengan sajian yang menarik dan bervariasi maka secara tidak langsung anak akan menyukai makanan tersebut tanpa harus memaksanya.

Related Posts

Share This

Turun 30 Kg Dalam 2 Bulan

Jus Pelangsing Alami, Dipake Oleh Banyak Artis Nasional. Kunjungi kami di Instagram: @bundakim7 PIN BB :D2335D03 SMS / WA: 0813 2154 8517