Dampak Negatif Kebiasaan Memaksa Anak Untuk Makan Banyak

Untuk mengoptimalkan tumbuh kembangnya, anak-anak membutuhkan asupan nutrisi yang lebih banyak. Akan tetapi dalam memenuhi kebutuhan nutrisi tersebut terkadang banyak kendala. Salah satunya yaitu kebiasaan anak yang sulit untuk makan. Kondisi seperti ini tentunya membuat orangtua merasa khawatir sehingga melakukan berbagai cara untuk mengatasinya. Kabiasaan yang sering dilakukan oleh para ibu supaya si kecil mau makan yaitu dengan cara memaksa menghabiskan makanan tersebut.

Memaksa anak untuk menghabiskan makanan pastinya memiliki dampak negatif dan juga dampak positif. Ditinjau dari sisi positif yaitu untuk menjaga asupan nutrisi dan memberikan energi untuk anak. Selain itu, untuk membiasaskan anak supaya menghabiskan makanan yang disajikan. Sedangkan apabila ditinjau dari sisi negatif maka akan berpengaruh terhadap perkembangan psikologis anak.

 Dampak Negatif Memaksa Anak Untuk Makan

  • Benci terhadap makanan

Kebiasaan Anda yang suka memaksa si kecil untuk makan akan berdampak negatif terhadap perkembangan psikologisnya. Salah satu gangguan tersebut yaitu anak-anak cenderung akan membenci makanan yang Anda sajikan. Jika yang Anda harapkan si kecil akan terbiasa makan dengan lahap, justru hasilnya akan berbanding terbalik. Anda akan mendapati kondisi dimana si kecil menghindari makanan dan kehilangan banyak nutrisi.

  • Berdampak buruk terhadap kondisi mental anak

Dampak negatif memaksa anak untuk makan banyak yang selanjutnya yaitu akan berpengaruh terhadap kesehatan psikologis. Kebiasaan Anda yang sering memaksa si kecil untuk menghabiskan makanan yang kurang disukainya dan memaksa untuk makan dengan porsi yang banyak maka akan memberikan tekanan mental sehingga berdampak stres. Oleh karena itu, sebaiknya Anda memberikan makanan yang bergizi pada anak secara perlahan dan bertahap. Seiring dengan berjalannya waktu maka dengan sendirinya anak akan menyukai setiap makanan yang Anda sajikan seperti sayuran.

  • Meninggalkan trauma

Kebiasaan memaksa akan meninggalkan kesan buruk bagi anak. Makanan  dan tempat makan akan menjadi sesuatu yang menakutkan bagi anak sehingga hal ini akan berdampak terhadap kesehatan dan perkembangan anak. Selain itu, trauma ini akan membekas sampai anak tumbuh dewasa sehingga merasa tidak nyaman untuk makan di rumah. Anak cenderung untuk memilih makan diluar rumah sehingga asupan nutrisi untuk tubuhnya tidak terjaga.

Nah, demikian dampak negatif dari kebiasaan memaksa anak untuk makan banyak. Anda harus bersikap bijak dalam memenuhi semua kebutuhan nutrisi untuk anak. Gunakanlah cara yang lebih halus dan menyenangkan sehingga waktu makan menjadi saat-saat yang paling menyenangkan bagi anak. cobalah untuk memperkenalkan makanan yang bernutrisi pada anak secara perlahan dan bertahap. Dengan demikian anak akan mendapatkan semua nutrisi yang dibutuhkan dalam mengoptimalkan tumbuh kembangnya.

Related Posts

Share This

Turun 30 Kg Dalam 2 Bulan

Jus Pelangsing Alami, Dipake Oleh Banyak Artis Nasional. Kunjungi kami di Instagram: @bundakim7 PIN BB :D2335D03 SMS / WA: 0813 2154 8517