Ciri Ciri Air Ketuban Pecah dan Merembes

Air ketuban merupakan cairan yang melindungi bayi selama didalam rahim. Nah, mendekati proses persalinan air ketuban akan pecah sebagai penanda. Bagi wanita yang sebelumnya pernah melahirkan mungkin sudah bisa membedakan antara air ketuban dan cairan lain yang keluar dari vagina.

Dalam hal ini diperlukan pengetahuan seputar air ketuban untuk membedakannnya dengan cairan lain. Jangan sampai salah membedakan antara air ketuban dan cairan lain yang keluar dari vagina. Dengan mengetahui perbedaan air ketuban atau bukan maka bisa menjadi satu perhatian untuk persiapan dan penanganan persalinan.

Air ketuban pecah merupakan penanda bahwa Anda akan segera melahirkan. Lalalu apa saja ciri-ciri air ketuban pecah dan rembes? Simak ciri-cirinya berikut ini.

Terdapat Cairan Yang Merembes Dari Vagina

Salah satu ciri air ketuban pecah yaitu adanya cairan yang keluar dari dalam vagina atau merembes. Nah, cairan tersebut akan merembes dan tidak bisa ditahan. Mungkin rasanya seperti waktu menstruasi. Adapun cairan yang keluar merembes tersebut jumlahnya bisa sedikit maupun banyak.

Sebagian wanita mungkin tidak menyadari hal ini sehingga mengabaikannya dan pda akhirnya terjadi gangguan pada kehamilan. Bahkan jika ketuban merembes diabaikan bisa mengakibatkan hal yang berbahaya bagi janin.

Terasa Ada Yang Pecah

Tanda selanjutnya yang mungkin dirasakan yaitu merasa adayang pecah didalam perut. Perasaan tersebut berupa gelembung yang pecah meletus. Hal ini mungkin bisa dirasakan dengan jelas oleh ibu hamil dan biasanya akan merasa kaget.

Terkadang sebagian ibu hamil merasa gugup dan gelisah dengan kejadian tersebut. Hal ini sebaiknya jangan disepelekan. Segera lakukan penanganan dengan memeriksakan kehamilan pada dokter spesialis.

Adanya Cairan Yang Menetes Dari Vagina

Cairan yang keluar dari vagina tidak hanya meremmbes, akan tetapi menetes. Tentunya jumlah cairan yang keluar jumlahnya lebih banyak jika dibandingkan dengan hanya merembes. Dalam hal ini segera lakukan penanganan ke dokter terdekat supaya janin didalam kandungan tidak mengalami gangguan.

Cairan Tersebut Terasa Hangat

Setelah merasakan adanya gelembung yang pecah maka ibu hamil akan merasakan adanya cairan yang keluar dan terasa hangat. Cairan tersebut bahkan sampai menetas ke paha dan hampir mirip dengan air seni.

Merasa Tertekan

Ibu hamil yang merasakan air ketuban pecah akan mengalami perasaan seperti tertekan pada bagian perut bawah. Nah, setelah merasakan hal tersebut maka akan mengalami kontraksi secara terus menerus. Hal ini tidak boleh disepelekan sebab bisa sangat membahayakan janin didalam kandungan.

Sakit Saat Kontraksi

Kontraksi pada umumnya akan dirasakan oleh ibu hamil menjelang persalinan. Namun dalam hal ini kontraksi yang terjadi tidak biasa dan menyebabkan sakit yang luar biasa akibat ketuban pecah atau merembes.

Kebanyakan ibu hamil mungkin merasa gelisah ketika ketuban pecah dan merembes sehingga tidak tahu apa yang harus dilakukan. Akan tetapi sebaiknya Anda jangan sampai merasa panik, tetap bersikap tenang supaya bisa melakukan tindakan yang benar.

Tindakan lain yang sebaiknya dilakukan yaitu berbaring untuk mencegah air ketuban lebih banyak keluar dan habis sebelum waktunya. Dengan berbaring maka akan membuat air ketuban yang keluar hanya sedikit.

Selanjutnya segera temui dokter atau medis untuk mendapatkan penanganan yang lebih baik sehingga bayi yang ada didalam kandungan tidak mengalami gangguan. Dengan penanganan yang tepat maka proses persalinan bisa dilakukan dengan normal dan bayi terlahir dengan selamat. Penanganan yang telat bisa membahayakan keselamatan bayi.

Related Posts

Share This