Cara Tepat Merangsang Perkembangan Motorik Kasar Terhadap Anak

Halo bunda! Kali ini kami akan membahas mengenai cara merangsang perkembangan motorik kasar terhadap si kecil. Memang benar bunda, tidak ada hal yang jauh lebih menyenangkan selain bermain dengan si kecil. Apalagi kegiatan ini mampu memperkuat rasa cinta serta kedekatan bunda dengan si buah hati, karena bunda merupakan guru pertamanya bagi si kecil.

Namun ada satu hal yang harus bunda ingat, rasa ketertarikan serta rentang perhatian yang diberikan kepada si kecil terhadap suatu hal sangatlah berbeda-beda. Oleh karena itu, sebaiknya bunda tidak memberikan stimulasi melalui permainan dengan cara yang berlebihan, apalagi untuk merangsang perkembangan motorik anak.

Marsha Gerdes, Ph.D, seorang psikolog yang juga merangkap sebagai dokter anak di The Childrens Hospital of Philadelphia, Amerika Serikat, menyarankan kepada setiap orangtua untuk lebih cermat lagi dalam memperhatikan setiap ekspresi atau bahkan sikap tubuh yang ditunjukkan oleh si kecil ketika mereka bermain. Oleh karena itu, segeralah bunda bermain dengannya dan beristirahatlah ketika si kecil mulai memalingkan muka, mengalihkan pandangannya atau bahkan rewel.

Bukan hanya, bunda juga bisa memilih jenis permainan yang bisa bunda lakukan sesuai dengan perkembangan anak dalam hal keterampilan, dan sesuaikan permainan tersebut dengan usia si kecil. Bunda harus mampu meningkatkan keterampilan motoric kasar si kecil. Dan di bawah ini ada beberapa jenis permainan yang mampu meningkatkan kemampuan si kecil dalam menggunakan sejumlah otot besar yang ada di daerah tangan. Kaki juga tubuh, yaitu sebagai berikut:

Bayi baru lahir – 3 bulan: Main kaki dan tangan

Bunda bisa meletakkan si kecil di atas alas yang rata. Sambil menyanyikan lagu yang disukai si kecil, maka bunda bisa menekuk kaki si kecil secara perlahan, dan setelah itu luruskan kembali. Bunda bisa melakukan cara ini beberapa kali. Setelah itu, pegang tangan si kecil, dan gerakkan dengan cara turun naik secara perlahan. Bunda bisa mengulangi permainan ini dalam posisi si kecil tengkurap atau bahkan ketika dalamposisi menyamping.

Baca juga : Pentingnya Melakukan Stimulasi Untuk Mengoptimalkan Tumbuh Kembang Anak

Usia 4-7 bulan: Ayo, ambil bolanya!

Bunda bisa meletakkan bola pelastik yang berukuran sedang di atas gelas kertas atau bahkan gelas pelastik yang memang berada di luar jangkauan si kecil. Setelah itu, bunda bisa menunjukkan kepadanya bagaimana cara mengambil juga cara menjatuhkannya. Jika dibutuhkan, geserlah bola hingga mendekati jarak dengannya.

Usia 8-12 bulan: Mana mainanku?

Anak yang ada di usia ini biasanya sudah mulai memiliki kemampuan dalam merangkak. Oleh karena itu, Anda bisa bergabung bersama si kecil untuk merangkak bersama. Sebelum itu, bunda bisa menunjukkan kepada si kecil bagaimana bunda menyembunyikan mainan yang memiliki bunyi di bagian bawah selimbut yang bunda hamparkan di depannya, dan setelah itu katakana, “Yuk, cari sama-sama!” Dan bunda bisa merangkak di belakang si kecil seolah-olah bunda sedang mengejarnya, dan bantulah si kecil untuk menemukan mainannya itu.

Related Posts

Share This