Cara Tepat Atasi Kolik Pada Bayi

Kolik bisa saja terjadi pada bayi yang baru lahir ataupun balita, namun apakah bunda tahu cara membedakan si kecil yang menderita kolik? Nah, bagi bunda yang ingin tahu cara membedakan tangisan si kecil yang menangis normal dengan tanda-tanda terjadinya kolik pada bayi, maka bunda bisa memperhatikan dari suara si kecil menangis dengan gerak-geriknya si kecil ketika menangis. Rewel atau bahkan menangis pada bayi bisa dimulai secara tiba-tiba, bahkan keadaan ini sering terjadi setelah menyusui. Dalam keadaan tertentu, si kecil bisa mengalami perut buncit atau bahkan kembung, keadaan kaki yang bergantian antara tertekuk serta diperpanjang langsung keluar, bahkan kondisi kaki dingin yang disertai tangan mengepal. Dan umumnya keadaan seperti ini bisa saja terjadi setiap saat.

mengatasi kolik pada bayi

Ada beberapa diantaranya anak yang memiliki kondisi tubuh sangat rentan terhadap kolik infantile jika dibandingkan dengan anak-anak yang lainnya, yakni ketika keadaan orangtua memiliki riwayat kolik. Lantas, apa itu kolik pada bayi? Kolik pada bayi merupakan satu kondisi dimana keadaan perut si kecil terasa nyeri atau bahkan sakit yang pada umumnya disebabkan karena si kecil terlalu banyak menelan udara ketika ia disusui. Kolik ini akan menyebabkan lambung menjadi meregang serta dapat mengganggu keadaan sistem pencernaan si kecil.

Kolik infantile itu biasanya terjadi sekitar 2-3 minggu usia si kecil, dan akan mencapai puncaknya sampai usianya mencapai 2 bulan. Walaupun seperti itu, bagi orang tua yang memang mengetahui kondisi yang semakin memburuk yang terjadi pada si kecil, maka setidaknya Anda akan mengalami perasaan cemas serta rasa takut untuk mengambil tindakan. Nah, di bawah ini ada beberapa cara guna mengatasi kolik pada bayi, yaitu sebagai berikut:

  1. Kolik pada bayi bisa terjadi karena adanya jadwal makan si kecil yang memang tidak teratur. Oleh karena itu, agar kolik tidak terjadi pada si kecil, Anda harus menjadwalkan pemberian ASI juga MPASI bagi si kecil. Anda bisa memberikan makanan secara bertahap yang disesuaikan dengan usia si kecil.
  2. Bagi Anda yang masih menyusui, sebaiknya Anda bisa menghindari beberapa jenis makanan yang memiliki kandungan kafein, bawang juga makanan yang memang dapat memproduksi gas, sehingga bisa menjaga kesehatan tubuh si kecil.
  3. Pastikan kalau Anda tidak memberikan jus buah yang memiliki rasa asam, pilihlah buah yang memang memiliki rasa manis yang dominan.
  4. Jika Anda menggunakan susu formula, maka Anda bisa memilih susu formula yang cocok dengan keadaan si kecil, apalagi jika si kecil sangat rentan terhadap alergi.
  5. Walaupun tidak ada bukti yang jelas bawha stimulasi fisik yang diberikan kepada si kecil mampu membantu Anda dalam mengatasi kolik yang terjadi padan si kecil, namun ada beberapa diantaranya bayi yang akan tenang ketika diberikan gerakan yang berirama, gerakan stabil, seperti goyang lembut atau suara.

Related Posts

Share This

Turun 30 Kg Dalam 2 Bulan

Jus Pelangsing Alami, Dipake Oleh Banyak Artis Nasional. Kunjungi kami di Instagram: @bundakim7 PIN BB :D2335D03 SMS / WA: 0813 2154 8517