Cara Mudah Membuat Pepaya Lumat Untuk Bayi

Selain pisang, buah pepaya juga sangat bagus untuk dijadikan makanan pendamping ASI. Tekstur daging buah pepaya sangat lembut dan memiliki kandungan air cukup tinggi sehingga lebih mudah untuk ditelan dan dicerna oleh bayi. Buah pepaya kaya akan kandungan vitamin C yang berfungsi sebagai antioksidan untuk menangkal radikal bebas dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh si kecil.

Antioksidan juga berperan penting dalam menjaga kesehatan sel-sel otak, saraf dan sel tubuh lainnya. Disamping itu, buah pepaya juga mengandung fitonutrien yaitu enzim papain, flavonoid dan enzim rennin. Enzim papain berfungsi sebagai antialergi, melawan infeksi dan mencegah kerusakan gigi. Selain itu, enzim papain juga berguna untuk mencegah sembelit.

Makanan pendamping ASI dari buah pepaya sangat mudah untuk membuatnya, berikut langkah-langkahnya:

Bahan:

  • 1 potong buah pepaya

Cara membuat pepaya lumat:

  1. Kupas buah pepaya, bersihkan bijinya, lalu cuci menggunakan air matang.
  2. Saring pepaya menggunakan saringan kawat supaya halus dan lembut.
  3. Tuangkan ke dalam mangkuk atau cangkir kecil, lalu sajikan pada bayi.

Selain beberapa kandungan gizi yang disebutkan diatas, buah pepaya juga mengandung vitamin A yang berguna untuk menjaga kesehatan mata dan vitamin E untuk kulit. Disamping itu, buah pepaya juga mengandung vitamin B kompleks, niasin, tiamin, kalium, asam folat, serat dan zat besi yang bermanfaat untuk menunjang pertumbuhan dan perkembangan si kecil.

Meskipun kandungan gizi buah pepaya sangat lengkap, namun sebaiknya Anda tidak memberikan buah ini sebagai makanan pertama bayi. Buah pepaya mulai bisa diperkenalkan pada bayi sebagai MPASI setelah pisang dan alpukat. Selain itu, buah pepaya disarankan untuk diperkenalkan pada bayi saat berusia 7 bulan.

Berikan buah untuk si kecil secara beragam setiap harinya untuk melengkapi kekurangan vitamin. Jangan hanya memberikan satu jenis buah saja karena bisa membuat si kecil mudah bosan. Pilihlah jenis buah-buahan yang memiliki warna mencolok supaya kandungan vitamin dan mineralnya tinggi. Selain itu, jenis buah yang diberikan untuk bayi harus disesuaikan dengan tahapan usianya.

Related Posts

Share This