Cara Mengatasi Penyakit Skizofrenia

Penyakit skizofrenia merupakan gangguan biokimia kompleks pada otak yang berpengaruh terhadap kemampuan untuk membedakan sesuatu yang bersifat ilusi dan nyata. Hingga saat ini obat untuk mengatasi penyakit tersebut belum ditemukan sehingga belum bisa disembuhkan secara total. Tindakan yang bisa dilakukan hanyalah meredakan gejalanya tanpa bisa menyembuhkan secara total.

Menurut sebuah riset menunjukan bahwa orang yang memiliki tangan kidal lebih cenderung akan mengalami penyakit skizofrenia. Sampai saat ini peneliti belum bisa menemukan solusi atau obat untuk menyembuhkan gangguan kejiwaan tersebut. Akan tetapi Anda tidak perlu khawatir, ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mencegah dampak yang ditimbulkan dari penyakit tersebut.

Berikut Ini Cara Untuk Menanggulangi Dampak Negatif Penyakit Skizofrenia

  1. Mengendalikan Stres

Salah satu cara yang bisa Anda lakukan untuk mencegah resiko myang lebih parah akibat penyakit ini yaitu dengan mencoba mengendalikan stres. Kondisi pikiran yang stres akan membuat Anda semakin berhalusinasi sehingga akan menganggap bahwa sesuatu tersebut semakin memojokan Anda. Hindari pemikiran negatif dan kendalikan depresi. Cobalah untuk belajar menjadi rileks serta tidak mudah panik. Kenudian yang terpenting jika Anda mengalami hal tersebut sebaiknya berkonsultasi dengan psikiater.

  1. Obat Antipskotik

Dokter biasanya akan memberikan obat tersebut sebagai upaya untuk mengatasi gejala penyakit skizofrenia sehingga efeknya diharapkan bisa membantu memperbaiki sistem kognitif. Namun penggunaan obat tersebut tentunya harus dikombinasikan dengan sebuah terapi guna mendukung supaya gejala tersebut tidak kambuh lagi.

  1. Waspadai Sensitivitas Penderita

Anda harus menjaga perasaan penderita penyakit skozofrenia. Jangan pernah membicarakan atau bahkan membuat perasaanya tersinggung sebab hal ini akan memperparah kondisinya. Cobalah untuk memberikan dukungan dengan cara berkomunikasi menggunakan cara yang halus. Anda bisa mengajaknya mengobrol ataupun mendengarkan musik. Hal ini akan membuatnya lebih tenang dan terhindar dari tekanan maupun stres.

  1. Peran Penting Keluarga

Penderita skizofrenia sangat rentan stres dan tertekan. Dalam hal ini diperlukan dukungan dan peran penting keluarga untuk membuat perasaanya menjadi lebih tenang. Anda bisa mendampinginya dalam melakukan semua aktivitas, namun jangan mengambil semua tanggung jawabnya sebab bisa berdampak terhadap ketergantungan. Yang perlu diperhatikan adalah pendampingan bukan pengalihan.

Meskipun hingga saat ini belum diketahui secara pasti obatnya, namun setidaknya Anda bisa membantu meredakan gejala-gejala tersebut supaya tidak berkembang menjadi keadaan yang lebih parah. Anda bisa membantu mengontrol emosinya dan lebih peka terhadap keinginan dari penderita skizofrenia.

Jangan pernah memojokan penderita penyakit ini sebab bisa berdampak negatif terhadap kesehatan psikisnya. Bahkan jika hal itu terjadi bisa membuat penderita ini semakin tertekan sehingga kondisinya memburuk. Pahami dan jaga mereka disekitar Anda. Jangan kucilkan, namun berikan dukungan serta motivasi yang membuat mereka lebih bersemangat.

Related Posts

Share This

Turun 30 Kg Dalam 2 Bulan

Jus Pelangsing Alami, Dipake Oleh Banyak Artis Nasional. Kunjungi kami di Instagram: @bundakim7 PIN BB :D2335D03 SMS / WA: 0813 2154 8517