Cara Mengatasi Diare Pada Bayi Baru Lahir

Bayi yang baru lahir memang memiliki kebiasaan buang air lebih sering, terutama setelah makan atau menyusui. Kondisi tersebut dikatakan normal apabila tekstur feses bayi tidak encer. Perlu Anda ketahui bahwa bayi yang baru lahir memiliki tekstur feses yang lebih halus namun bukan encer. Jika teksturnya encer dan intensitas buang air lebih sering maka Anda harus mewaspadainya karena bisa jadi hal tersebut merupakan gejala bayi diare.

Untuk memudahkan Anda dalam mengatasi diare pada bayi, sebaiknya mencari penyebabnya terlebih dahulu. Dengan begitu Anda akan lebih mudah untuk mengambil tindakan sehingga kondisi tersebut bisa segera diatasi dengan benar. Jika kondisi diare masih dalam batas wajar, Anda bisa melakukan perawatan sederhana di rumah. Namun jika kondisinya tidak wajar, sebaiknya segera membawa si kecil keĀ  dokter untuk mendapatkan penanganan yang lebih baik.

Gejala diare secara umum yang bisa Anda kenali diantaranya yaitu:

  • Frekuensi BAB bayi meningkat menjadi dua atau tiga kali lipat dari biasanya.
  • Tekstur feses bayi lebih encer.
  • Frekuensi buang air kecil berkurang karena cairan didalam tubuh berkurang dan berpotensi dehidrasi.
  • Pada kondisi yang lebih parah disertai demam dan muntah.

Berikut Langkah dan Cara Mengatasi Diare Pada Bayi Yang Baru Lahir

  1. Jangan menghentikan pemberian ASI

Jika si kecil diare, sebaiknya pemberian ASI tidak dihentikan dan tidak dianjurkan menggantinya dengan susu formula. Anda harus tetap menyusui si kecil supaya cairan tubuhnya tetap terjaga dan terhindar dari dehidrasi. Selain itu, ASI juga memiliki khasiat sebagai antibakteri yang berguna untuk menyembuhkan diare pada bayi.

  1. Perhatikan konsumsi makanan

Cara mengatasi diare pada bayi baru lahir yang selanjutnya yaitu dengan menjaga asupan makanan. Hal ini karena setiap makanan yang dikonsumsi akan terserap oleh bayi melalui ASI. Makanan yang memiliki rasa pedas atau asam sebaiknya dihindari karena bisa memperparah kondisi diare pada bayi Anda.

  1. Bersikap tenang

Jika nafsu makan si kecil menurun akibat diare, Anda tidak perlu khawatir dan panik. Kondisi tersebut akan normal dengan sendirinya. Lakukan konsultasi dengan dokter anak untuk memastikan kondisi kesehatan tubuhnya.

  1. Menjaga kebersihan

Kebersihan merupakan salah satu faktor yang sangat berpengaruh terhadap kesehatan, terutama kesehatan bayi. Oleh karena itu, biasakanlah untuk senantiasa mencuci tangan sebelum menyentuh dan memberi makan si kecil. Selain itu, Anda juga harus menjaga kebersihan makanan dan peralatan makan si kecil.

  1. Hindari memberikan makanan padat sebelum waktunya

Bayi usia dibawah 6 bulan tidak dianjurkan untuk mendapatkan makanan selain ASI. Hal ini karena sistem pencernaannya belum sempurna sehingga bisa mengakibatkan terjadinya gangguan seperti diare. Berikanlah ASI untuk si kecil sampai berusia 6 bulan.

Related Posts

Share This

Turun 30 Kg Dalam 2 Bulan

Jus Pelangsing Alami, Dipake Oleh Banyak Artis Nasional. Kunjungi kami di Instagram: @bundakim7 PIN BB :D2335D03 SMS / WA: 0813 2154 8517