Cara Mendisiplinkan Anak Sesuai Dengan Tahapan Usianya

Seiring dengan bertambahnya usia anak, maka perilakunya juga akan mengalami perubahan sesuai dengan tahapan usianya. Pola pendidikan yang diterapkan tentunya harus tepat supaya anak tumbuh dengan pribadi yang baik. Jangan membiarkan anak mengenal dunia luar tanpa ada bimbingan dari orangtua. Pagari diri anak dengan pola pendidikan keluarga yang bagus sehingga nantinya ketika terjun ke lingkungan sosial maka anak bisa berinteraksi dengan baik dan lingkungan yang positif.

Mendisiplinkan anak adalah salah satu hal wajib yang harus dilakukan oleh setiap orangtua guna menciptakan seorang anak yang memiliki karakter bertanggung jawab. Dalam upaya mendisiplinkan anak, tentunya setiap orangtua memiliki cara dan seni yang berbeda-beda. Bahkan dalam mendisiplinkan anak harus dilakukan sesuai dengan tahapan usianya. Disamping itu, pahami juga karakter anak dan jangan menerapkan pola yang bisa memberatkan anak karena bisa mempengaruhi psikologinya. Lalu bagaimana cara mendisiplinkan anak yang baik?

Inilah Cara Tepat Untuk Mendisiplinkan Anak Berdasarkan Usianya

  1. Usia 0 – 2 Tahun

Memasuki usia 2 tahun, biasanya rasa ingin tahu anak sangat tinggi sehingga tidak mengherankan jika si kecil banyak bertanya dan ingin mengeksplor banyak hal baru. Pada tahapan ini si kecil sangat aktif dan lincah sehingga Anda harus memperhatikan banyak hal untuk tumbuh kembangnya. Perhatikan asupan nutrisinya untuk mendukung pergerakannya.

Disamping itu, perlu menerapkan banyak hal untuk mendisiplinkan anak pada usia ini. Pada tahapan ini merupakan awal bagi Anda untuk mendisiplinkan anak. Mulailah biasakan anak untuk disiplin seperti contohnya ketika anak melakukan hal yang membahayakan maka katakana “tidak” atau katakan pada anak bahwa yang dilakukannya membahayakan.

Jika si kecil sulit untuk diatur maka sebaiknya Anda memberikan contoh yang baik daripada hanya sekedar ucapan saja. Anak-anak lebih bisa meniru ketimbang mendengarkan ucapan. Contoh yang baik adalah pola pendidikan sederhana yang berdampak sangat besar terhadap perilaku positif anak.

  1. Usia 3 – 5 Tahun

Pada tahapan ini anak akan mulai mengerti cara berkomunikasi dengan Anda sebagai orangtuanya. Selain itu, anak juga mulai mengenal konsekuensi terhadap tindakan yang dilakukannya. Maka darin itu cara yang tepat untuk mendisiplinkannya yaitu dengan menerapkan aturan yang jelas dengan konsekuensi pasti jika melanggarnya.

Berikan sanksi yang mendidik jika anak melanggarnya. Jangan memberikan sanksi yang justru menyakiti atau membuat anak tertekan. Hal ini justru bisa berdampak negatif terhadap tumbuh kembang anak di masa mendatang.

  1. Usia 6 – 8 Tahun

Terapkan aturan yang jelas dengan konsekuensinya jika tidak dipatuhi. Pada tahapan ini mungkin anak akan lebih mudah menentang. Nah, jika ha linin terjadi maka sebaiknya Anda sebagai orangtua harus bersikap konsisten dengan aturan yang sudah dibuat. Namun jangan memberikan hukuman fisik, akan tetapi dengan hukuman yang bersifat positif saja.

  1. Usia 9 – 12 Tahun

Pada usia sekolah dan anak beranjak dewasa maka kini sudah mengerti aturan dengan sangat jelas. Pada tahapab usia ini anak sudah mulai bisa berpikir terhadap apa yang akan dilakukannya. Pada tahapan ini Anda sebagai orangtua tidak perlu memberikan sanksi untuk anak, biarkan dia mendapatkan sanki secara alami jika melanggar peraturan. Sebagai contohnya jika dia tidak mengerjakan PR maka jangan memberikan hukuman, biarkan dia mendapatkan sanksi alami dari sang guru di sekolah.

Nah, demikian beberapa cara mnendisiplinkan anak sesuai dengan tahapan usianya. Metode yang tepat akan membuat anak berdisiplin dengan baik. Jangan pernah menerapkan metode kekerasan karena bisa berdampak negatif terhadap perkembangan psikologis anak.

Related Posts

Share This

Turun 30 Kg Dalam 2 Bulan

Jus Pelangsing Alami, Dipake Oleh Banyak Artis Nasional. Kunjungi kami di Instagram: @bundakim7 PIN BB :D2335D03 SMS / WA: 0813 2154 8517