Cara Membuat Anak Laki-laki

Bagi pasangan suami istri yang menginginkan anak laki-laki, pasti mereka langsung mencari informasi mengenai bagaimana cara membuat anak laki-laki baik itu melalui teman, internet atau bahkan melakukan konsultasi dengan dokter. Sebenarnya sebelum mencari tahu mengenai cara membuat anak laki-laki seharusnya pasangan mengenal terlebih dahulu sifat kromosom X dan Kromosom Y.

Didalam sperma terdapat dua kromosom, yaitu kromosom X dan Y yang berfungsi sebagai pembentukan jenis kelamin. kromosom X yaitu kromosom yang berpengaruh terhadap pembentukan anak perempuan, sedangkan kromosom Y untuk anak laki-laki. Sperma kromosom X memiliki ukuran lebih besar dari pada sperma kromosom Y.

Pada saat kromosom Y bertemu dengan kromosom X maka akan menghasilkan anak laki-laki (XY). Selain mengenal bagaimana kerja kromosom, ternyata cara membuat anak laki-laki dapat dilakukan melalui bagaimana posisi bercinta, seperti posisi doggy style atau melakukan dari belakang, melakukan sambil duduk atau berdiri, dan posisi wanita diatas. Biasanya posisi-posisi tersebut dinilai dapat mempengaruhi jenis kelamin anak. Lalu bagaimana cara membuat anak laki-laki secara islami?

Cara Membuat Anak Laki-Laki Secara Islami

Memang anak merupakan titipan dari Tuhan, apapun jenis kelamin anak yang diberikan olehNya kita harus tetap bersyukur. Namun kadangkala ada sebagian orang tua yang menginginkan seorang anak laki-laki, terlebih bagi suami. Untuk itu sebagai orang tua harus melakukan berdoa dan mengetahui bagaimana cara membuat anak laki-laki secara islami, dan jangan lupa untuk selalu berdoa dan meminta kepadaNya.

Menurut Islam, bagi pasangan suami istri yang menginginkan seorang anak laki-laki, sebelum mereka melakukan hubungan intim sebaiknya lakukan beberapa tips cara membuat anak laki-laki secara islami.

  1. Tentukan Waktu Hubungan Intim

Sifat dari kromosom Y yaitu mudah rusak oleh lingkungan asam, oleh karena itu pasangan suami istri harus menentukan waktu berhubungan intim sehari sebelum terjadinya ovulasi. Selama 3-5 hari sebelum melakukan hubungan intim usahakan suami tidak mengalami ejakulasi, sebab apabila 1-3 hari suami mengalami ejakulasi maka kualitas kromosom Y akan menurun. Selain itu untuk merubah keamanan di dalam vagina, seorang wanita bisa melakukan beberapa cara salah satunya yaitu dengan mengkonsumsi makanan dan buah-buahan, seperti pisang, apel dan ubi. Namun baik itu wanita atau laki-laki harus juga menghindari semua daging merah dan seafood.

  1. Harus Mencapai Orgasme
Baca Juga:  Menyajikan Makanan Padat Yang Bergizi Untuk Bayi

Ketika sedang melakukan hubungan intim dan menginginkan seorang anak laki-laki, maka pasangan harus sampai mencapai orgasme. Sebab terjadinya orgasme dapat menimbulkan terciptanya efek biologi dalam vagina untuk menjadi tempat kromosom Y bertahan hidup. Selain itu, suami harus berpenetrasi lebih dalam karena akan membantu sperma lebih dekan dengan sel telur.

  1. Berdoa

Usaha tentu harus dibarengi dengan doa. Maka sebelum pasangan suami istri melakukan hubungan intim, cara membuat anak laki-laki yang paling penting yaitu berdoa. Suami istri bisa membaca doa berikut ini untuk meminta agar diberikan anak laki-laki.

as

Artinya: Ya Allah, jika engkau hendak menjadikan makhluk (manusia) di dalam rahim ku ini, maka jadikanlah iya seorang laki-laki.

Selain beberapa tips cara membuat anak laki-laki, sebelum melakukan hubungan intima da beberapa tata cara yang harus dilakukan oleh suami istri. Diantaranya:

  1. Membersihkan Diri Dan Menggunakan Parfum

Di dalam islam dikatakan bahwa kebersihan adalah sebagian dari Iman, itu artinya Allah sangat mencintai kebersihan. Untuk itu, ketika pasangan suami istri hendak melakukan hubungan intim diwajibkan untuk membersihkan diri atau mandi terlebih dulu. Sebab apabila jasmani bersih maka itu akan membuat kenyamanan saat bersetubuh. Setelah mandi, dianjurkan pula untuk menggunakan wewangian atau parfum. Apalagi bagi seorang wanita, sebab seorang suami akan menyukai apabila istri mereka wangi dan memebuat hubungan intim lebih akan lebih nikmat dan puas.

  1. Dandan Dan Menggunakan Pakaian Yang Disukai Suami Dan Istri

Setelah pasangan suami istri selesai mandi kemudian memakan wewangian, maka hal selanjutnya yang harus dilakukan yaitu merias diri dan menggunakan pakaian yang disukai oleh istri dan suami. Suami diperbolehkan meminta kepada istrinya apabila harus menggunakan pakaian mini atau tanpa pakaian sekalipun, ini dilakukan agar pasangan dapat menarik hati dan mengunggah syahwat suami. Hal ini dibolehkan sebab sebaik-baiknya istri adalah ia yang mampu membangkitkan syahwat pasangannya.

Baca Juga:  7 Langkah Mudah Sebagai Upaya Memperbanyak ASI

Hal ini disampaikan sebagaimana dalam hadits yang berbunyi sebagai berikut :

Sebaik-baik istri kalian adalah yang pandai menjaga diri lagi pandai membangkitkan syahwat. Yakni keras menjaga kehormatan dirinya lagi pandai membangkitkan syahwat suaminya.” (HR. Tirmidzi)

  1. Wudhu Kemudian Shalat Dua Rakaat

Melakukan wudhu kemudian shalat dua rakaat sebelum berhubungan badan diharapkan untuk membersihkan hati dan terhindar dari gangguan setan. Sebab di dalam Islam shalat dua rakaat sangat dianjurkan bagi pasangan yang ingin berhungan intim, apalagi bagi pasangan yang baru menikah dan akan melakukan malam pertama.

  1. Hubungan Intim Di Tempat Yang Tertutup

Dalam Islam, bagi setiap pasangan suami istri yang hendak berhubungan intim tidak boleh ditempat terbuka atau ditempat yang terlihat oleh halayak umum bahkan anak sendiri. Hal ini dilakukan agar aurat tidak terlihat oleh orang lain yang nantinya menimbulkan dosa.

  1. Pemanasan

Rasululloh mengajarkan bahwa sebelum melakukan hubungan intim hendaklah pasangan suami istri terlebih dahulu melakukan pemanasan. Sebagaimana sabda beliau:

janganlah salah seorang di antara kalian menggauli istrinya seperti binatang. Hendaklah ia terlebih dahulu memberikan pendahuluan, yakni ciuman atau cumbu rayu,” (HR. Tirmidzi).

Dari hadis tersebut dapat kita ambil kesimpulan bahwa ketika pasangan ingin melakukan hubungan intim, maka lakukanlah dengan baik yakni dengan memberikan pemanasan terbelih dahulu seperti ciuman, rayuan ataupun sentuhan.

  1. Sama-Sama Memperoleh Kepuasan

Di dalam Islam diajarkan bahwa suami istri yang melakukan hubungan intim hendaklah mereka sama-sama memperoleh kepuasan. Jadi apabila salah satunya belum puas maka jangan pergi meninggalkannya.

  1. Mencuci Kemaluan

Kebanyakan pria setelah selesai berhubungan intim yang pertama dan telah ejakulasi, libido pria sering bangkit kembali. Hal ini wajar saja, namun sebelum melakukan ronde kedua, Islam menganjurkan bagi pria untuk terlebih dahulu mencuci kemalauan dan setelah itu berwudhu kembali.

  1. Mandi Besar

Setelah pasangan suami istri sudah sama-sama merasa puas dan selesai berhubungan intim, maka diwajibkan untuk melakukan mandi besar untuk bisa menyucikan diri agar bisa beribadah kembali.

 

Related Posts

Share This

Share Artikel Ini.